spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda Jawa Timur Kediri – Kondisi Pandemi Penjualan Madu Meningkat Enam Kali Lipat

Kediri – Kondisi Pandemi Penjualan Madu Meningkat Enam Kali Lipat

269

Kediri – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat,   PPKM sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19,   memukul sebagian besar sektor perekonomian  masyarakat.   Namun, bagi peternak lebah madu di Kabupaten Kediri Jawa Timur justru permintaan meningkat dan kwalahan.   Keuntungan pada kondisi PPKM melonjak drastis.

Aktivitas Midi peternak lebah di Desa Sempu,   Kecamatan Ngancar,   Kabupaten Kediri,   yang harus memenuhi permintaan madu yang belakangan ini melonjak drastis.

Jika sebelum pandemi Covid-19,    Midi menyiapkan madu hingga lima ratus kwintal per bulan,   maka selama pandemi Covid-19 meningkat dua kali lipat.   Puncaknya,   pada masa PPKM ini permintaan mencapai lebih dari enam kali lipat,   yaitu tiga ton madu per bulannya.

Karena kapasitas produksinya tak mencukupi,   Midi harus menggandeng lima peternak lain di kampungnya untuk memenuhi permintaan madu.

Tingginya permintaan madu ini di tengarai karena kebutuhan masyarakat akan konsumsi makanan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh atau immunitas di masa pandemi Covid-19.

Jenis madu yang dijual Midi beragam,   tergantung musim bunga.   Saat ini yang dijual Midi di antaranya,   Madu Randu,   Multi dan Mangga Akasia Karva.

Meski permintaan meningkat,   Midi tak menaikkan harga.   Berkisar 100 ribu,   per kilogram untuk pembelian secara  curah.   Sementara,   pembelian secara botolan,   mulai dari 35 ribu untuk botol kecil ukuran seperempat liter hingga 200 ribu untuk botol besar.  (me)