
Kediri – Sejumlah pelaku seni kesenian jaranan di Kota Kediri, yang tergabung dalam aliansi seniman kota kediri melakukan audensi bersama forkopimda. Mereka hendak melakukan aksi demo menurut agar mendapat peluang untuk menggelar kesenian jaranan di masa PPKM dan kondisi pandemi.
Audiensi terlaksana di ruang Joyoboyo pemerintah Kota Kediri. Para perwakilan aliansi pelaku seni kota kediri melakukan dialag dengan forkopimda Kota Kediri.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut, para pelaku seni di Kota Kediri yang melakukan audiensi, juga membakar dupa.
Sebelumnya, mereka yang hendak melakukan aksi demo dengan menuntut, dalam selebarannya aliansi seniman Kota Kediri, menuntut walikota atau pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan untuk memperhatikan para seniman Kota Kediri.
Meminta untuk berdialog mencari solusi agar para seniman berpenghasilan untuk kebutuhan anak dan istri. Para seniman melestarikan budaya dan kesenian nusantara yang dibanggakan dan membutuhkan dana pembinaan dan kesejahteraan.
Kemudian, aliansi seniman Kota Kediri meminta jumlah anggaran pembinaan agar bertambah dan kegiatan semakin banyak. Para seniman juga perlu mendapat penghargaan atas karyanya dan yang terakhir, pemkot boleh mendatangkan artis dan seniman ibukota, tapi para seniman Kediri, harus sering mendapat kesempatan untuk pentas di hari jadi Kota Kediri dan acara yang lain.
Dalam audiensi tersebut, hadir walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kapolres Kediri kota AKBP Wahyudi. Kemudian, ada dandim 0890 Kediri Letkol Rully Eko Suryawan. Dan sejumlah para pelaku seni. (me)







