spot_img
Selasa, April 21, 2026
Beranda Jawa Timur Aksi Demo Tambang Sirtu Sejumlah Petani Kediri Dipanggil Polisi

Aksi Demo Tambang Sirtu Sejumlah Petani Kediri Dipanggil Polisi

378

Kediri – Aksi unjuk rasa menolak penambangan sirtu di aliran Sungai Konto, Kabupaten Kediri Jawa Timur, berbuntut panjang. Sejumlah petani  di adukan ke kantor polisi, dengan tuduhan telah menghalangi aktivitas pertambangan.

Tiga orang petani Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri ini baru saja menjalani pemeriksaan di ruang satreskrim polres kediri. Mereka di adukan oleh sebuah perusahaan tambang, karena di anggap sudah menghalang-halangi aktivitas pertambangan di aliran Sungai Konto.

Peristiwa bermula saat para petani menggelar aksi unjuk rasa menolak beroperasinya kembali tambang, pada awal September lalu. Selain merasa telah menggarap lahan secara turun temurun, mereka berpedoman pada surat penghentian sementara pertambangan dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2018.

Tetapi aksi penolakan dari petani  berujung pada laporan pihak perusahaan ke polres Kediri. Para petani di anggap telah menghalang-halangi kegiatan tambang yang sudah berizin.

Aliran Sungai Konto yang subur, karena berasal dari material letusan Gunung Kelud, menjadi ladang bagi warga sekitar mencari makan. Tanah di daerah aliran sungai itu dipakai warga tiga desa untuk bercocok tanam.

Sementara itu terpisah kasat reskrim polres kediri Akp.Riskika Athmada melalui ponselnya mengungkapkan sejauh ini pihaknya masih sebatas  melakukan klarifikasi terhadap teradu dan mengenai jumlahnya akan terus berkembang. (me)