spot_img
Senin, Mei 4, 2026
Beranda BERITA VIDEO HUJAN DERAS AKIBATKAN BANJIR DI DUA DESA DAN KELURAHAN DI KRKSAAN

HUJAN DERAS AKIBATKAN BANJIR DI DUA DESA DAN KELURAHAN DI KRKSAAN

161

PROBOLINGGO – Beginilah banjir kiriman dari Sungai Kertosono, Kraksaan, Probolinggo. Air sungai meluap dan merendam pemukiman padat penduduk, di antaranya Desa Sidopekso; Kelurahan Kraksaan Wetan, Desa Rangkang; Kelurahan Patokan; serta Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probilinggo.

Banjir akibat hujan deras disertai angin kencang sejak sore hingga malam dini hari membuat Sungai Kertosono meluap debit air terus naik. Banjir ini menyebabkan rumah rumah warga di Perumahan Kraksaan Permai harus bergotong royong untuk membendung derasnya air yang masuk ke pemukiman rumah warga setempat.

Tak seperti biasanya, banjir kali ini cukup besar hingga meluber ke jalan penghubung dua desa di Sidipekso dan Kalibuntu.

Terlihat, genangan air di jalan cukup tinggi hingga lutut orang dewasa. Banyak pengguna jalan harus ektra hati-hati melintas. Bahkan, sejumlah pengendara saat melintas tiba-tiba mesin motornya mati.

Banjir kiriman Sungai Kertosono ini terjadi sekira pukul 23.00 WIB dan mulai surut pada pukul 06.00 pagi.

Parlan warga Desa Sidopekso mengatakan, tak seperti biasanya banjir ini masuk ke rumah warga setempat. Kali ini, derasnya debit air sangat cepat langsung merendam pemukiman padat penduduk.

Sementara itu, di Kelurahan Kraksaan Wetan, Kelurahan Sidomukti, dan Kelurahan Patokan, banjir juga merendam rumah warga. Ketinggian air pun cukup tinggi, apalagi di pinggiran bantaran Sungai Kertosono. Warga harus menyelamatkan barang-barang berharga, seperti barang elektronik dan perlengkan rumah tangga.

Hujan deras disertai angin kencang mulai dari lereng Pegunungan Argooura berimbas debit air sungai dari hulu terus naik dan meluap, sehingga meluber ke pemukiman padat penduduk setempat.

Beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja barang-barang rumah tangga dan barang elektronik terendam banjir. Sehingga, warga tak sempat menyelamtkan dahulu karena banjir terjadi pada malam hari saat warga terlelap tidur.