spot_img
Selasa, Maret 10, 2026
Beranda NASIONAL Percepat Migrasi, Lembaga Penyiaran Diminta Bikin Konten TV Digital Menarik

Percepat Migrasi, Lembaga Penyiaran Diminta Bikin Konten TV Digital Menarik

284

Jakarta – Pemerintah berharap lembaga penyiaran membuat konten TV digital yang menarik minat masyarakat. Sehingga, migrasi mereka dari siaran TV analog menjadi lebih mudah.

“Isu yang kita bicarakan bukan lagi kapan (migrasi dari siaran TV analog ke digital), tapi how-nya, bagaimananya,” ujar Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail, dalam talkshow virtual “Killer Content dalam Rangka Mendorong Percepatan Masyarakat Pindah ke Siaran TV Digital”, Kamis (5/8/2021).

“Jadi yang kita bicarakan itu cara kita pindah, dengan yang membuat masyarakat itu welcome, tidak seperti dipaksa-paksa,” imbuhnya. Ismail meminta seluruh stakeholder terkait, baik lembaga penyiaran swasta ataupun publik, fokus dalam pembuatan konten yang menarik. Sebab, perpindahan siaran TV analog ke TV digital tidak bisa mundur. Sudah ada payung hukum dan tenggat waktunya.

“Ini yang harus kita sadari seluruh stakeholder dari sisi supply. Kalau demand-nya kan masyarakat, supply-nya kita, para LPS ini. Termasuk juga TVRI dan LPP. Jadi bagaimana kita menyiapkan strategi. Bagaimana teman-teman, masyarakat atau saudara-saudara kita pindah ke digital ini dengan cara yang mudah, atau welcome,” jelasnya.

Ismail yakin bahwa masyarakat takkan mungkin kembali ke TV analog apabila sudah menyaksikan siaran TV digital. Sebab pengalaman yang dirasakan tentunya berbeda.

“Kalau soal kualitas kita nggak usah bicara, karena teman-teman sudah membuktikan. Begitu sudah nonton TV digital, harus nonton TV analog sudah jauh sekali rasanya. Dan nggak mungkin kita bisa balik, mata kita nggak bisa ditipu,” tuturnya.

“Sama kayak internet ya, once kita bandwith sudah ningkat, maka ketika turun speed-nya nggak bisa lagi kita. Ini addict kayak narkoba,” sambung Ismail.

Meski begitu, kembali ia menegaskan bahwa kunci utama dari perpindahan ini ialah adanya konten yang berkualitas. Ismail berharap, para penyelenggara bisa memunculkan konten-konten di TV digital yang bermanfaat dan dinanti masyarakat.

“Kalau kontennya tidak menarik, dan itu adanya di analog, apalagi diperolehnya hanya bisa dari streaming, maka ini yang akan membuat pindahnya ke digital makin lama, makin berat,” tandasnya. (kominfo)