spot_img
Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda Regional Harga Cabe Rawit di Probolinggo Tembus 75 Ribu Per Kilogram

Harga Cabe Rawit di Probolinggo Tembus 75 Ribu Per Kilogram

278

PROBOLINGGO, MADUTV – Kenaikan Harga Cabe Rawit di Pasar Tradisional Semampir, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo berdampak pada daya beli masyarakat, kini kenaikan cabe pada kisaran harga 70 ribu sampai 75 ribu per Kilogamnya. Kenaikan ini di akibatkan karena masyarakat setempat mulai tanam tembakau dan cuaca yang tidak menentu.

Sehingga para petani utamanya di Kabupaten Probolinggo mulai beralih menanam tembakau, sedangkan untuk tanam cabe rawit berkurang. Hal ini yang menyebabkan pasokan cabe di pasaran masih banyak. Akibatnya daya beli masyarakat menurun karena mahalnya harga cabe tersebut.

Di katakan Aries Pedagang di Pasar Tradisional Semampir Kota Kraksaan, dampak kenaikan Cabe Rawit berimbas pada pedagang kecil di pasar, biasanya dalam sehari bisa menjual Cabe Rawit sebanyak 20 Kilogram kini hanya bisa menjual 5 Kilogram saja. Namun dengan naiknya harga cabe membuat daya pembeli menurun.

Biasanya pembeli Cabe Rawit ini, di dominasi pelaku UMKM setempat. Mereka justru mengurangi membeli Cabe Rawit beralih ke Cabe Besar merah. Semula harga cabe rawit 40 ribu per Kilogram kini bisa tembus berkisar harga 70 ribu sampai 75 ribu per kilogramnya, itupun masih belum harga eceran bisa tembus 80 per Kilogramnya.

Seperti halnya yang di alami pedagang di Pasar Tradisional Semampir, dengan kenaikan harga Cabe Rawit meroket selain pembeli berkurang dan menurun juga berimbas pada setokan cabe masih ada. Karena kalau tidak laku cabe akan kering dan busuk.

Sementara itu, Joeli Santoso Kepala Pasar Tradisional Semampir mengatakan, “Kenaikan harga Cabe Rawit ini terhitung sejak 2 minggu yang lalu dalam kurun dua hari selalu naik terus. Bahkan, Kenaikan harga Cabe Rawit berkisar 70 ribu sampai dengan 75 ribu rupiah per Kilogram. Harapanya bagi pedagang pasar Tradisional Semampir Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo, harga kembali normal kembali sehingga daya beli masyarakat meningkat,” tegasnya. (Gus)