Connect with us

Premier League

Gol Larut Lacazette Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Lawan Palace

Diterbitkan

pada

Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol larut ke gawang Crystal Palace demi memaksakan hasil imbang dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Senin (18/10/2021) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/Hannah McKay.

London, Inggris – Gol larut yang dicetak Alexandre Lacazette menyelamatkan Arsenal dari kekalahan saat melawan Crystal Palace dan memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga pekan kedelapan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Senin waktu setempat (Selasa WIB).

Gol itu lahir pada menit kelima injury time, memanfaatkan kemelut di depan gawang Palace yang gagal mengantisipasi situasi sepak pojok Arsenal.

Arsenal yang sempat memimpin berkat gol cepat Pierre-Emerick Aubameyang berada di ambang kekalahan akibat gawang mereka dibobol dua gol balasan Palace yang dicetak Christian Benteke dan Odsonne Edouard.

Hasil tersebut membuat Arsenal duduk di urutan ke-12 klasemen dengan raihan 11 poin, sementara Palace dua strip dan tiga poin di bawah mereka, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

The Gunners membuka keunggulan mereka saat pertandingan belum genap berusia delapan menit memanfaatkan situasi sepak pojok yang berujung gol Aubameyang.

Nicolas Pepe berusaha melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok kiri atas gawang Palace dan bisa ditepis oleh kiper Vicente Guaita, tetapi bola muntah jatuh di hadapan Aubameyang yang menyambarnya demi membawa Arsenal memimpin.

Arsenal seharusnya bisa menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-22, bila saja Emile Smith-Rowe tak memilih melepaskan tembakan yang bisa dimentahkan Guaita padahal Pepe berdiri dalam posisi bebas tak terkawal di sisi kiri.

Sebaliknya, Palace enam menit balas mengancam lewat sepakan Benteke yang sayangnya masih terlalu dekat dengan jangkauan kiper Aaron Ramsdale dan skor 1-0 Arsenal bertahan hingga turun minum kendati mereka lebih banyak ditekan di sisa waktu babak pertama.

Keunggulan Arsenal raib pada menit ke-50 saat Benteke sukses menaklukkan Ramsdale dalam situasi satu lawan satu setelah mengendalikan umpan terobosan dari Jordan Ayew demi mengubah kedudukan jadi 1-1.

Gol itu menumbuhkan kepercayaan diri para pemain Palace yang nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-57 sayangnya tembakan Ayew dari tepian kotak penalti bisa ditepis oleh Ramsdale ke atas mistar gawang.

Sebaliknya, Arsenal balik mengancam lewat aksi umpan sontekan Aubameyang yang nyaris diselesaikan sempurna oleh Lacazette pada menit ke-72, tetapi Guaita sukses menghalau bola ke samping gawang.

Semenit berselang, Palace justru sukses berbalik memimpin ketika serangan balik mereka diakhiri umpan Michael Olise yang disambar tembakan keras Edouard dan bola sempat membentur mistar sebelum melewati garis gawang tuan rumah.

Tiga menit jelang bubaran waktu normal, Arsenal nyaris menyamakan kedudukan lagi, tetapi tembakan keras Kieran Tierney ditolak oleh mistar gawang.

Arsenal tak patah arang dan dalam injury time memperoleh sepak pojok. Barisan pertahanan Palace gagal mengantisipasi sempurna tembakan Ben White dan bola jatuh di hadapan Lacazette yang tinggal melesakkannya ke dalam gawang demi memaksakan laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil tersebut menjaga tren positif bagi Arsenal yang kini sudah lima pertandingan terakhir tak mengalami kekalahan.

Di laga selanjutnya, Arsenal akan menjamu Aston Villa pada Jumat nanti, sementara Palace sehari kemudian juga main di kandang sendiri saat menghadapi klub kaya baru Newcastle United di Selhurst Park.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Premier League

Ralf Rangnick: Saya Senang Bergabung dengan Manchester United

Diterbitkan

pada

Ralf Rangnick dikabarkan akan segera ditunjuk Manchester United sebagai pelatih sementara. ANTARA/REUTERS/Andreas Gebert

Manchester, Inggris – Pelatih asal Jerman Ralf Rangnick mengaku senang bisa bergabung dengan Manchester United sebagai manajer sementara setelah pihak klub mengumumkan penunjukannya, Senin siang waktu setempat.

“Saya senang bergabung dengan Manchester United dan fokus untuk membuat musim ini menjadi sukses untuk klub,” ujar Rangnick dikutip dari situs resmi klub, Senin.

Menurut dia, skuad Manchester United saat ini benar-benar dipenuhi talenta dan memiliki keseimbangan antara pemain muda dan pemain berpengalaman.

Selain itu, ia juga menjelaskan tugasnya dalam enam bulan ke depan sebagai manajer sementara adalah untuk membantu para pemain untuk mengeluarkan semua potensi mereka, baik secara individu, dan yang terpenting adalah sebagai tim.

Setelah menjalani tugas sebagai manajer sementara, pria berusia 63 tahun itu juga masih akan bertugas di Manchester United dalam bidang konsultasi.

“Skuad ini penuh dengan bakat dan memiliki keseimbangan yang hebat antara pemain muda dan pemain berpengalaman. Segala usaha saya untuk enam bulan ke depan akan membantu para pemain memenuhi potensi mereka, baik secara individu dan, yang paling penting sebagai sebuah tim. Di luar itu, saya berharap dapat mendukung tujuan jangka panjang klub melalui konsultasi,” ungkap Rangnick.

Manchester United menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer sementara klub dengan durasi enam bulan atau hingga akhir musim mendatang menggantikan Michael Carrick yang saat ini menjabat sebagai pelatih caretaker.

Ralf Rangnick akan masuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Ole Gunnar Solskjaer menyusul rentetan hasil buruk yang didapatkan Manchster United dalam beberapa waktu terakhir.

Diyakini, usai Ralf Rangnick menjalankan tugasnya sebagai manajer sementara di Manchester United, pihak klub akan berusaha mendatangkan Mauricio Pochettino dari Paris Saint-Germain (PSG) atau Erik ten Hag dari Ajax pada awal musim mendatang.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: