Forkopimda Jatim Kebut Vaksinasi di lingkungan Pesantren

94

Kediri – Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri, pada Kamis (26/8/2021). Kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity di Jatim. Khususnya di lingkungan pesantren.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim, dan Forkopimda Kota Kediri, mengecek pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Lirboyo Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, sasaran vaksinasi sebanyak 5.000 dosis. Rencananya vaksinasi ini akan berlangsung selama dua hari. Vaksinasi ini menggunakan vaksin jenis Sinovac. Gelaran vaksinasi ini bagi santri dan pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri tahap 1. Ada 204 nakes, yang terdiri dari Nakes Polri 30 personil, Nakes TNI 40 personil, Nakes dari Dinkes 12 personil. Ada juga 122 orang relawan dari Universitas Islam Malang, Apoteker, dan ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) yang meliputi tenaga registrasi, screening, dan vaksinator.

Sementara, santri di Ponpes Lirboyo ini total ada sebanyak 36 ribu santri, sedangkan yang sudah divaksin ada sebanyak 12 ribu. Saat ini sebanyak 3 ribu santri yang masuk usia pelajar secara bertahap melakukan vaksinasi.

Berlangsungnya vaksinasi untuk para santri, pengasuh, ustadz dan ustadzah Pesantren Lirboyo ini rencananya akan berlangsung hingga tanggal 7 September 2021 mendatang.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan bahwa vaksinasi untuk santri pondok pesantren di Jatim terlaksana secara serentak. Saat ini total ada sebanyak 110 pesantren yang tengah vaksinasi.

“Vaksinasi berbasis pesantren ini serentak, sesuai dengan stok vaksin yang ada. Oleh sebab itu, kalau kebutuhannya sekarang 36 ribu untuk Lirboyo, dua hari ini kan baru 5 ribu dosis yang kami berikan. TNI dan Polri akan mengawal ini sampai 7 September. Maka, kita ingin ada vaksinasi yang lebih masif. Sehingga, proses pengendalian sampai menghentikan penyebaran virus bisa kita maksimalkan,” kata Gubernur Jatim.

Pengasuh Ponpes Lirboyo, Kiai Abdullah Kafabih, juga menyampaikan terima kasih atas perhatian vaksinasi yang Forkopimda Jawa Timur berikan.

“Sebab kami Pondok Pesantren Lirboyo terang-terangan membutuhkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah,” ucap Kiai Abdullah Kafabih, perwakilan dari Ponpes Lirboyo Kediri. (me)