
Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Bank Nagari mengevaluasi total sistem keamanan. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi III DPRD Sumbar bersama Manajemen Bank Nagari.
Melansir dari Katasumbar.com Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung mengatakan, evaluasi ini agar praktek pencurian uang nasabah atau skimming tidak terulang lagi. Aktifitas pelaku pencurian uang nasabah ini terekam jelas di CCTV ATM.
Dari rekaman tersebut, DPRD Sumbar menduga bahwa praktek kejahatan perbankan ini dilakukan oleh WNA. Dari rekaman itu pula, pelaku terlihat memasang alat pembaca identitas kartu ATM.
Di sisi lain, DPRD sumbar justru menganggap praktek skimming adalah hal biasa. Sebab, ada 11 bank di Indonesia yang juga mengalami hal demikian.(red)







