spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Jawa Timur DKPP Bagikan 400 Pax Cabai Hasil Panen kepada Warga Kota Kediri

DKPP Bagikan 400 Pax Cabai Hasil Panen kepada Warga Kota Kediri

252

Kediri – Panen terlaksana oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri bersama para petani di Kelurahan Blabak, Jum’at sore, (10/9). Hasil panen tersebut segera mereka bagikan kepada masyarakat Kota Kediri di setiap kecamatan. Sedikitnya ada 400 pax cabai yang dibagikan kepada masyarakat.

Mohammad Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri, menjelaskan, hasil panen cabai tersebut terbagikan pada saat itu juga, untuk menghindari penurunan kualitas cabai. “Segera kami bagikan, menghindari cabai busuk dan sebagainya, selain itu juga supaya cabai tersebut bisa segera dimanfaatkan dan menjadi sebuah berkah,” ungkap Ridwan, Sabtu, (11/9).

Ridwan menjelaskan, 400 pax cabai tersebut berisi cabai rawit dan cabai merah besar telah terkemas dalam  mika ukuran seperempat kilogram. “Kemarin kita berhasil memanen sebanyak 82 kilogram cabai rawit dan 16 kilogram cabai merah besar. Dari semua itu, kami langsung kemas dalam ukuran ¼ kilogram. Ini sebelum kemudian kami bagikan kepada masyarakat,” terang pria yang kemarin juga turut memanen langsung di ladang.

Ridwan menyebutkan, cabai-cabai tersebut sengaja bagi warga di tiga lokasi kecamatan. Yaitu Kecamatan Pesantren, Kota dan Mojoroto. “Sementara kita bagikan masing-masing wilayah ada dua kelurahan, Untuk Kecamatan Pesantren, ada Kelurahan Ngletih dan Banaran. Kecamatan Kota, ada kelurahan Kampung Dalem dan Ringin Anom, sedangkan Kecamatan Mojoroto, ada kelurahan Bandar Lor dan Mojoroto,” jelasnya.

“Kami ke depan akan terus melakukan kegiatan semacam ini. Ini untuk membantu para petani-petani kecil dan juga petani yang hasil panennya terdampak musibah. Selain itu juga, nanti hasil panennya dapat kami bagi-bagikan juga kepada semakin banyak masyarakat Kota Kediri,” ujar Ridwan.

Setelah DKPP melakukan dropping di masing-masing kelurahan tersebut, masing-masing koordinator baik RW/RT membagikan langsung kepada warga. “Semoga dengan ini para petani cabai tetap termotivasi dan tetap semangat dalam bercocok tanam,” pungkas Ridwan. (me)