Sleman – Seluruh sekolah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) seratus persen dari yang sebelumnya masih terbatas. Dalam penyelenggaraan PTM seratus persen yang rencananya akan berlangsung pada 15/1/2022 mendatang. Pihak Dinas Pendidikan akan meminta kepada seluruh jajaran petugas Covid-19 maupun aparat untuk selalu mengingatkan terhadap sekolah yang menjalankan PTM di sekolahnya.
Pada 15 Januari mendatang, seluruh sekolah mulai SD hingga sekolah menengah pertama akan dilakukan pertemuan tatap muka seratus persen. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara untuk sekolah menengah ke atas hingga perguruan tinggi di bawah kewenangan dinas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Sebelumnya, Kabupaten Sleman, masih memberlakukan PTM secara terbatas, yakni dari sebelumnya hanya melakukan pembelajaran dua jam. Nantinya penerapan PTM seratus persen tentu berbeda, yakni menerapkan jam pelajaran selama enam jam, atau normal seperti sebelumnya. Meski demikian, pertemuan tatap muka akan dilakukan evaluasi di sekolah-sekolah yang memenuhi standar PTM seratus persen.
Selain himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, Dinas Pendidikan Sleman juga melarang untuk membuka kantin sekolah terlebih dahulu. Hal tersebut karena kantin merupakan salah satu tempat berpotensi kerumunan. Untuk itu, para siswa dianjurkan membawa bekal makanan sendiri dari rumah masing-masing. (nn)







