spot_img
Senin, April 20, 2026
Beranda BERITA VIDEO Diduga Proses Pengetapan Pertamini Akibatkan Ruko dan Kendaraan di Samarinda Hangus Terbakar

Diduga Proses Pengetapan Pertamini Akibatkan Ruko dan Kendaraan di Samarinda Hangus Terbakar

296
Kebakaran melanda ruko dan kendaraan saat melakukan pengetapan Pertamini

Samarinda, 4 Desember 2023 – Kejadian memilukan yang terjadi sekitar pukul 11.20 WITA, di mana sebuah pertamini menjadi korban kobaran api, akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setelah upaya keras selama hampir satu jam.

Sebelum peristiwa tragis ini terjadi, kabar beredar bahwa ada aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM) dari mobil ke mesin dispenser pertamini. Aktivitas yang kerap disebut pengetapan BBM ini diyakini menjadi pemicu kejadian tersebut. Namun, hingga saat ini, penyebab pasti terbakarnya pertamini, mobil, dan bangunan tempat usaha masih belum diketahui.

Petugas Damkar yang menerima laporan kebakaran langsung merespons cepat dengan mengerahkan enam unit pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, bersama dengan pemadam kebakaran swasta. Dalam upaya pemadaman ini, mereka dibantu oleh sepuluh mesin portabel dari satuan relawan di Samarinda. Bahkan, para petugas pemadam harus menggunakan busa atau foam untuk memadamkan api yang sulit dipadamkan hanya dengan air. Keberhasilan pemadaman akhirnya tercapai sekitar pukul 12.30 WITA.

Koordinator Relawan Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, menyampaikan bahwa satu bangunan tempat usaha dengan tiga pintu dan tiga kendaraan, termasuk satu mobil dan dua motor, menjadi korban dari kebakaran tersebut. Berita baiknya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meskipun dilaporkan satu warga mengalami luka ringan. Bangunan yang terbakar dihuni oleh dua kepala keluarga, atau sekitar tujuh jiwa.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa api bermula dari pertamini saat proses pengetapan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam upaya pencegahan kejadian serupa di masa mendatang. Semoga kejadian ini dapat menjadi momentum bagi pihak terkait untuk meningkatkan sistem keamanan dan pengawasan terhadap aktivitas seputar pemindahan BBM guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.