
Bojonegoro – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamkarMat) Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan, memberikan keterangan bahwa tim DamkarMat telah berhasil mengatasi kebakaran yang terjadi pagi ini. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan respons cepat dari pihak DamkarMat dalam menangani insiden ini.
Kebakaran yang terjadi diperkirakan mulai pukul 07.00 WIB, dan pihak DamkarMat menerima laporan darurat hanya 24 menit setelahnya pada pukul 07.24 WIB. Meskipun respons cepat, namun kebakaran telah berhasil merusak sebagian besar bangunan.
Achmad Gunawan menjelaskan, “Setelah menerima laporan, kami segera menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dua unit dari Pos Bojonegoro Kota dan satu unit dari Pos Padangan. Selain itu, kami juga dibantu oleh satu unit mobil suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bojonegoro dan mengerahkan 16 personel kami untuk menangani situasi ini dengan cepat dan efektif.”
Total kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sebesar 500 juta rupiah. Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran gas elpiji. Bangunan yang terbakar meliputi bangunan rumah permanen yang difungsikan sebagai warung bakso, dengan ukuran panjang 32 meter dan lebar 15 meter. Sayangnya, sebagian besar bangunan ini, sekitar 85%, telah terbakar habis.
Namun, dalam situasi yang sulit ini, tim DamkarMat juga berhasil menyelamatkan beberapa aset berharga. Bangunan rumah semi permanen milik Wiji yang berada di sisi timur dan milik Sulastri yang berada di sisi selatan rumah korban berhasil diselamatkan dari jangkauan api yang mematikan.
Achmad Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim DamkarMat yang telah berkerja keras untuk mengatasi kebakaran ini. “Kami ingin berterima kasih kepada semua personel kami yang dengan penuh dedikasi dan keberanian telah mengatasi kebakaran ini. Kerjasama yang baik antara tim kami serta bantuan dari BPBD Bojonegoro sangat berarti dalam meminimalisir kerugian yang lebih besar. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi tata cara penggunaan gas elpiji agar insiden serupa dapat dihindari di masa yang akan datang,” ujar Achmad Gunawan.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya kesigapan dan koordinasi yang baik dalam menghadapi situasi darurat. DamkarMat Bojonegoro terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat dan aset mereka, siap bertindak dengan cepat dalam mengatasi berbagai insiden kebakaran di masa depan.







