spot_img
Senin, April 20, 2026
Beranda Blitar Cuaca Ekstrim Pembudidaya Ikan Koi di Kabupaten Blitar Merugi

Cuaca Ekstrim Pembudidaya Ikan Koi di Kabupaten Blitar Merugi

221

Blitar – Kondisi cuaca ekstrim melanda wilayah Kabupaten Blitar membuat pembudidaya ikan merugi. Selain banyak ikan yang mati karena terserang jamur, kondisi cuaca yang tak menentu membuat biaya operasional perawatan ikan membengkak. Kecamatan Nglegok merupakan salah satu daerah penghasil ikan koi terbesar di Blitar. Namun, sejak terjadinya cuaca ekstrim para pembudidaya ikan koi ini mengaku merugi.

Selain rutin memberi vitamin pada ikan untuk mensiasati agar tidak banyak yang mati dan terserang penyakit, petani memilih untuk mengisi air kolam setengahnya saja agar suhu dalam air tetap stbil.

Tony Wijaya, salah satu pembudidaya sekaligus pemilik proklamator koi farm mengatakan, kondisi cuaca seperti saat ini membuat suhu air kolam berubah lebih cepatdan tidak stabil. Pada musim pancaroba seperti saat ini, para pembudidaya ikan koi harus menyiapkan 50 persen lebih untuk biaya perawatan ikan.

Di Kecamatan Nglegok sendiri selama ini dikenal daerah centra penghasil ikan koi. Berbagai jenis dihasilkan petani setempat bukan hanya dalam negeri. Penjualan ikan koi Blitar ini juga telah sering diekspor ke manca negara. (sr)