Sumedang – Bencana tanah longsor terjadi di Bukit Leuweung Kadu, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan hingga membuat seorang petani nyaris tertimbun. Sesaat sebelum kejadian, terdengar suara gemuruh dengan susulan longsoran tanah mendekati permukiman warga. Akibatnya, 22 Kepala Keluarga (KK) yang berada tepat di bawah lokasi longsoran yang berbatasan dengan Sungai Cipeles terpaksa dievakuasi guna menghindari longsor susulan.
Akibat musibah ini, seorang petani bernama Tata (66) mengalami sejumlah luka dan nyaris tergerus tanah longsor. Beruntung ia sempat menyelamatkan diri. Di kawasan ini terdapat 22 KK dengan jumlah 69 jiwa
Petugas gabungan BPBD, Polres Sumedang dan Kodim 0610 Sumedang saat ini masih melakukan mitigasi bencana longsor. (red)







