spot_img
Selasa, April 21, 2026
Beranda Jawa Timur Budidaya Bonsai Tetap Eksis dan Banyak Diminati Pemula

Budidaya Bonsai Tetap Eksis dan Banyak Diminati Pemula

270

Kediri – Bermula dari hobi, seorang pria di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meraup untung dari membudidayakan bonsai berukuran kecil atau small. Omsetnya mencapai jutaan rupiah. Peminat atau pembelinya pun mulai dari Jakarta hingga Pulau Dewata Bali.

Hariyanto, warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, mulai membudidayakan bonsai sejak tahun 2016 lalu. Bermula dari hobi ia menekuni tanaman hias bonsai.

Rata-rata bonsai yang Hariyanto budidayakan bersama warga Desa Bulupasar Kecamatan Pagu ini berukuran sangat kecil hingga kecil.

Hari mengatakan, sengaja membuat bonsai berukuran sangat kecil atau mame dengan tinggi kurang dari 15 centi meter, hingga ukuran kecil atau small dengan ukuran 16 hingga 30 centi meter, karena banyak pendatang baru atau peminat bonsai pemula.

Hari menjual bonsai dengan harga 50 ribu rupiah hingga paling mahal 7 juta rupiah, tergantung ukuran, jenis tanaman, hingga kematangan dari pohon bonsai itu sendiri. Ia mengaku, melalui media sosial, bonsai karyanya pembeli minati. Mulai dari wilayah Kediri, Surabaya, Malang, Jakarta, hingga ke pulau Dewata Bali.

Untuk membuat bonsai dari bahan hingga layak untuk jual, hari membutuhkan waktu paling singkat 8 bulan. Menurutnya, untuk membuat bonsai ukuran kecil butuh ketelatenan dan ketelitian. Hal tersebutr karena lebih sulit daripada membuat bonsai ukuran lebih besar dari small.

Jenis tanaman yang biasa bonsai gunakan adalah jenis sakura mikro, saeng sibur mikro. Bisa juga menggunakan ulmus mikro, srut, iprek dan juga tanaman asem. Masih banyak lagi tanaman keras lainya.

Untuk perawatan tanaman bonsai sendiri, harus disiram sehari dua kali pagi dan sore hari. Sedangkan penggantian media tanam bisa setahun dua kali.

Sementara dalam perawatan seperti pemupukan bisa menggunakan pupuk kandang dengan batasan dan aturan. Bisa juga menggunakan pupuk produk yang banyak terjual di pasaran. Untuk melakukan pemangkasan daun secara berkala, agar tampilan bonsai tetap cantik.

Usaha budidaya bonsai ini masih terbuka, karena saat ini pencinta bonsai terus bertambah. Selain itu, harganya pun juga stabil. Tidak mengenal musim. Meskipun di masa pandemi Covid 19 seperti sekarang. (me)