spot_img
Jumat, Maret 20, 2026
Beranda BERITA VIDEO BNPB Berhasil Mendistribusikan 7.685 Kilogram Bantuan Krisis Pangan ke Distrik Terdampak di...

BNPB Berhasil Mendistribusikan 7.685 Kilogram Bantuan Krisis Pangan ke Distrik Terdampak di Kabupaten Puncak, Papua Tengah

360

Jakarta  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah berhasil melakukan pendistribusian sebanyak 7.685 kilogram bantuan krisis pangan ke dua distrik yang terdampak di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Hal ini merupakan upaya konkret dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi krisis pangan akibat kekeringan.

Mengutip pernyataan dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Muhari, pada tanggal 7 Agustus lalu, bantuan tersebut telah didistribusikan dengan rincian 3,8 ton di Distrik Sinak dan 3,8 ton di Distrik Agandugume. Menariknya, Distrik Agandugume menjadi prioritas utama dalam pendistribusian ini karena kedekatannya dengan daerah yang terdampak langsung. Pendistribusian ke Distrik Sinak, yang memiliki jarak lebih jauh, telah dihentikan sementara akibat kondisi medan yang sulit dilalui.

Muhari menjelaskan bahwa cuaca yang tidak menentu serta medan yang sulit telah menjadi kendala dalam proses penyeluran bantuan pangan ke wilayah yang dilanda kekeringan di Papua Tengah. Namun, tim bantuan yang berasal dari pemerintah terus berupaya maksimal dalam mengatasi kendala-kendala tersebut.

“Topografi yang rumit di tiga distrik terdampak, yaitu Agandugume, Lambewi, dan Oneri, Kabupaten Puncak, menjadi tantangan utama dalam proses pengiriman bantuan. Medan yang dipenuhi jurang dan bukit mengharuskan pesawat-pesawat yang mendarat untuk beroperasi dengan sangat hati-hati,” ungkap Muhari.

Dalam upaya distribusi bantuan, BNPB telah melaksanakan pendistribusian di wilayah yang paling dekat dan dapat diakses, yaitu di Timika, Kabupaten Mimika. Setelah tahap ini, bantuan kemudian dikirimkan ke tiga distrik terdampak, yaitu Agandugume, Lambewi, dan Oneri. Meskipun jarak yang harus ditempuh oleh masyarakat dari distrik-distrik tersebut ke Sinak cukup jauh dan memakan waktu yang cukup lama karena melibatkan perjalanan darat, namun semangat dan determinasi masyarakat dalam menghadapi situasi sulit ini tetap membara.

Dengan segala keterbatasan dan kendala yang dihadapi, BNPB terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, bekerja bersama dalam semangat gotong royong untuk mengatasi krisis pangan ini. Melalui kerja sama yang kuat, diharapkan bahwa bantuan tersebut akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan mampu meringankan beban yang mereka hadapi.