
Yogyakarta – Wisata yang tergagas dan terkelola warga biasanya cenderung mampu bertahan lebih baik. Apalagi ada komitmen positif dan manajemen yang baik dari warganya. Seperti halnya wisata Bendhung Lepen yang berada di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Semakin hari semakin berkembang wisatanya.
Siapa sangka saluran air irigasi ini pada awalnya kumuh, kotor, dan tidak terawat. Sampai pada akhirnya sekelompok pemuda yang tergabung dalam karang taruna kemudian berinisiatif untuk mengelola saluran irigasi ini.
Pada awalnta hanya puluhan meter saja saluran yang tergunakan untuk memelihara ikan. Seiring berjalannya waktu serta bertumbuhnya ide kreatif akhirnya ratusan meter saluran irigasi yang dimanfaatkan. Beragam dekorasi dan interior kemudian mulai tersematkan sehingga semakin menambah indahnya suasana.
Seiring semakin populernya Bendhung Lepen, membuka ruang bagi warga sekitar untuk membuka usaha kuliner di lokasi wisata. Menurut Herlambang salah seorang pedagang, saat ini total ada 25 warga yang membuka warung kuliner di lokasi. Hal ini jelas menjadi mata pencaharian yang menguntungkan bagi warga.
Tak jarang karena tempatnya yang nyaman dan terjangkau, tempat ini juga sering dipakai warga buat acara. Mulai acara sekolah, komunitas maupun temu warga.
Kreatifitas dan ide ide positif memang akan bisa melahirkan karya karya yang bisa memberikan keuntungan. Maka pemerintah juga harus memberi ruang agar kreatifitas warga bisa berkembang menjadi lebih baik. (di)







