spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda Jawa Timur Belasan Warga Pucung Kidul Boyolangu Gruduk Balai Desa Tuntut Ketua BPD Mundur

Belasan Warga Pucung Kidul Boyolangu Gruduk Balai Desa Tuntut Ketua BPD Mundur

321

Tulungagung – Belasan warga Desa Pucung Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung menggeruduk balai desa setempat pada Senin (07/02). Mereka menuntut Ketua BPD mundur dan meminta adanya tranparansi Wisata Watu Joli serta mempertanyakan tanah pertanian yang dijadikan kolam oleh perangkat desa.

Kedatangan warga ke balai desa ini bukan kali pertama dan mereka hanya berkeinginan adanya transparansi kepada pihak Pemdes. Namun, permintaan trasnparansi belasan warga itu tak kunjung terealisasi dan malah terkesan mengabaikan niatan baik belasan warga tersebut.

Dalam aksi itu, mereka juga menuntut adanya perwakilan desa, yakni RT RW, LPM dan BPD untuk dihadirkan agar semua persoalan itu jelas dan mengetahui. Kendati agak lambat, akhirnya perwakilan yang diminta tersebut bisa didatangkan dalam pertemuan tersebut.

Wawan, salah satu aktifis desa yang ikut dalam aksi tersebut mengkritisi pembangunan kolam ikan oleh beberapa perangkat desa. Mengingat tanah yang dibangun itu adalah lahan pertanian dan yang semestinya tidak dialihkan fungsi menjadi kolam ikan.

Kepala Desa Pucung Kidul, Winarto menyampaikan, semua tuntutan belasan warganya sudah diakomodir dan disampaikan kepada ketua BPD. Bahkan, menurut kades, Ketua BPD telah memberikan surat pernyataan siap mengundurkan diri bila terbukti bersalah.

Sementara itu, Ketua BPD, Hari Sulistiono sangat menyayangkan polemik yang terjadi di desanya ini karena BPD adalah instansi yang ada tata cara untuk mengundurkan diri dan pengunduran diri itu tentu harus mengikuti aturan pula. (bp)