Connect with us

Banyuwangi

Banyuwangi – Mengais Rezeki Lewat Jalan Menjadi Silverman

Diterbitkan

pada

Banyuwangi – Seorang pria asal Kecamatan Muncar menekuni profesi yang terbilang unik dan mulai bermunculan di kala pandemi saat ini. Identik dengan warna putih yang membalut badannya. Keliling kampung layaknya pengamen. Hal tersebut menjadi ciri khas pria yang satu ini. Mereka menarik hati masyarakat untuk mengeluarkan pundi rupiah dari saku mereka.

Warga sekitaran Terminal Jajag atau Terminal Genteng, sudah tidak asing dengan sosok yang satu ini. Berbadan tambun, memakai topi koboy. Khas berwarna silver di sekujur tubuhnya. Inilah Joko, pria asal Muncar yang sudah satu setengah bulan belakangan ini menghiasi jalanan. Pun menghiasi terminal di kawasan Jajag, Kecamatan Gambiran. Ia mengais rezeki lewat profesi menjadi manusia silver. Langkah kakinya terus berkayuh, dari rumah ke rumah, toko ke toko. Hal tersebut ia lakukan dengan satu tujuan. Mencari rezeki halal demi menyambung hidup di tengah sulitnya ekonomi saat ini.

Joko yang sebelumnya merupakan pengamen jalanan, terdorong oleh ajakan sesama pengamen yang juga beralih menjadi manusia silver. Ia menganggap melalui aktivitas tersebut, ia dapat lebih cepat mendapatkan rupiah. Akhirnya Joko pun tertarik dan mulai menyiapkan alat serta modal kerja, seperti cat berwarna, tip radio, serta peralatan penunjang lainnya. Modal awal pun terbilang murah dan bahan pun selalu tersedia di toko bangunan, hanya modal dua ratus ribu rupiah, Joko siap menjadi seorang manusia silver.

Meskipun begitu, hasil yang ia raih pun jauh dari kata pasti. Kadang 60 ribu, terkadang bisa 80 ribu. Terkadang juga pulang dengan tangan kosong. Menurutnya, asalkan cukup untuk makan sehari-hari ia sudah merasa bersyukur. Selama berkeliling, masyarakat tidak pernah protes apalagi mengusirnya dari tempat yang ia lewati saat berkeliling, hanya saja ia pernah memiliki pengalaman terkena razia Satpol PP. Kejadian itu membuatnya sempat ketakutan sementara waktu.

Untuk membersihkan badan, Joko pun tidak perlu repot. Hanya dengan sabun cuci piring serta air mengalir, warna putih yang menempel seluruh badan akan luntur dengan sendirinya. Ia akan terus bertahan menjalani profesi sebagai manusia silver. Sampai ia menemukan pekerjaan tetap di suatu hari nanti. (aw)

Continue Reading
Advertisement

Banyuwangi

Seorang Remaja Laki Laki Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

Diterbitkan

pada

Alat yang digunakan bunuh diri. Dok: Agus Win.

Banyuwangi – Seorang remaja, asal Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya, pada Rabu pagi. Korban yang masih duduk di bangku madrasah aliyah tersebut tertemukan dalam kondisi leher terikat tambang kecil atau nilon. Yang pertama kali mengetahui hal kejadian tersebut adalah oleh orang tuanya. Meski sempat mereka bawa ke puskesmas, namun nyawa korban tidak dapat tertolong.

AF (18) tertemukan gantung diri oleh orang tua kandungnya pada rabu pagi, sekira pukul 4 lebih 10 menit. Korban yang merupakan santri pondok pesantren terkemuka di wilayah Kediri tersebut, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melilitkan lehernya dengan tambang kecil di dekat pintu cendela kamarnya sendiri. Sang ibu mengetahui kejadian saat hendak menyapu kamar anaknya. Ibu sekaligus ingin membangunkannya untuk menjalankan sholat shubuh. Namun, sang ibu kaget ketika melihat putranya sudah dalam keadaan leher terikat tali.

Di mata kakeknya, AF sendiri, merupakan cucu dengan kepribadian yang taat, serta tekun beribadah. Tidak ada gelagat mencurigakan, saat terakhir bertemu, sehari sebelum AF ditemukan gantung diri di kamarnya. Namun menurutnya,  dalam 15 hari belakangan ini, seusai pulang dari pesantren, AF cenderung menjadi sosok yang pendiam.

Selain itu, dari pengakuan orang tua korban kepada pihak kepolisian, diduga AF nekat gantung diri, lantaran sudah merasa tidak betah tinggal di pondok pesantren, mengingat saat diminta kembali ke pondok, dirinya terus menunda  keberangkatannya. (aw)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: