
Tulungagung, 13 Desember 2023 – Hari ini, Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung sukses melaksanakan program Bantuan Sosial (Bansos) berupa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang ditujukan untuk mendukung petani tembakau, pekerja pabrik rokok, serta masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. Pembagian dana ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Kendalbulur Kabupaten Tulungagung pada Rabu, 13 Desember 2023.
Sebanyak 9.200 warga Tulungagung yang terdaftar resmi menerima bantuan ini, sebuah langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Bansos DBHCHT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif serta memberdayakan penerima bantuan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup mereka.
Wahiyd Masrur, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, menyampaikan bahwa proses pembagian DBHCHT telah dilakukan dalam dua tahap selama empat bulan, dengan tahap terakhir berupa pencairan sebesar 600.000 rupiah per bulan untuk setiap penerima. Kepala Dinas Sosial berharap pencairan ini dapat selesai pada bulan Desember ini, membawa kebahagiaan bagi warga penerima.
“Saat ini, kami sudah memasuki tahap pencairan terakhir, di mana setiap penerima akan menerima bantuan sebesar 600.000 rupiah per bulan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong masyarakat penerima untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Wahiyyd Masrur dengan penuh semangat.
Salah satu penerima Bansos, Puji, seorang petani tembakau dari Dusun Kendalbulur, Desa Kendalbulur, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan. Puji menyatakan bahwa bantuan tersebut sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari, serta dapat digunakan untuk membeli peralatan pertanian.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini benar-benar membantu saya dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan dapat digunakan untuk membeli peralatan pertanian yang sangat kami butuhkan,” ungkap Puji dengan penuh rasa terharu.
Begitu juga dengan Pak Supreh, seorang petani dari Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, yang merasa bahagia atas bantuan yang diterimanya sebesar 600.000 rupiah selama tiga bulan. Dana tersebut akan digunakan untuk keperluan pertanian, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
“Terima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Saya sangat senang dan berterima kasih. Dana ini akan saya gunakan untuk meningkatkan hasil pertanian saya, semoga bisa membawa kesejahteraan bagi keluarga kami,” ujar Pak Supreh dengan penuh rasa syukur.
Bantuan sosial ini bukan hanya sekadar angka, melainkan representasi kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya. Semoga Bansos DBHCHT ini terus memberikan manfaat nyata bagi warga Tulungagung dan menjadi langkah positif untuk memperkuat solidaritas di tengah-tengah masyarakat.







