
Kediri – Hari ini direncakan akan digelar aksi damai yang dilakukan Aliansi Kediri Bersatu, sesuai surat yang telah dilayangkan ke Polres Kediri, aksi damai berkait kerusakan Jalan Desa Manggis Kecamatan Ngancar.
Rencana aksi Damai itu dilakukan untuk menagih perbaikkan jalan rusak dan akan melaporkan sejumlah pihak, dengan sasaran aksi pertama dituju Mapolres Kediri, guna bertemu langsung Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho.
Selain rencana menggelar orasi, bakal melaporkan pihak PU Kabupaten Kediri karena dianggap tahu kerusakan jalan ini.
“Kami siap geger geden, selain orasi akan melaporkan Kepala Dinas PUPR. Kami anggap dia tahu penyebab kerusakan jalan ini, apalagi dia adalah pejabat lama. Silahkan diusut apa penyebab kerusakan di Jalan Desa Manggis, lalu kenapa tidak segera diperbaiki. Lalu selama ini apakah tidak ada anggaran dana untuk perbaikan jalan,” ungkap Supriyo, mewakili pihak gabungan LSM dari Saroja dan Gelora Cinta Negeri.
Pihaknya juga meminta Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana untuk menutup semua bentuk usaha penambangan galian C, bilamana perbaikan jalan tak segera dilaksanakan.
“Bila memang usaha galian baik berijin dan tidak berijin diberi kebebasan beroperasional. Tolong jalan desa diperbaiki. Makanya bila jalan tak segera diperbaiki, kami akan gerakkan massa lebih besar menutup semua usaha galian yang masih beroperasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan sejumlah titik dijalan yang mengalami kerusakan telah dipasang kayu pembatas yang diduga akan dilakukan pengecoran jalan,namun warga melihat bila dilakukan pengecoran,ketebalan sangat kurang dan kalau dilewati truk tonase besar akan berapa lama bertahan. Dan dari sejumlah sumber sedikitnya masih ada 4 lokasi penambangan yang berjalan di wilayah Desa Manggis dan tidak tersentuh aparat penegak hukum.
Ironisnya, terdapat lahan milik Perhutani Kediri, juga turut dijadikan lokasi galian. Padahal sesuai aturan, usaha galian ini harus mengacu normalisasi aliran lahar Gunung Kelud.(ef)







