spot_img
Minggu, Mei 3, 2026
Beranda Bangkalan Akses Jalan Rusak, Polisi di Bangkalan Terpaksa Salurkan Bantuan Sembako Dengan Naik...

Akses Jalan Rusak, Polisi di Bangkalan Terpaksa Salurkan Bantuan Sembako Dengan Naik Kuda

225

BANGKALAN – Guna memberikan bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu di pelosok desa, aparat kepolisian di Bangkalan Madura, terpaksa menggunakan kuda, lantaran akses menuju lokasi jalur sempit dan terjal. Bantuan sembako diberikan untuk membantu meringankan beban warga akibat dampak kenaikan bbm.

Sejumlah aparat kepolisian di bangkalan madura. Terpaksa harus menaiki kuda menuju ke sejumlah pelosok desa guna memberikan bantuan berupa sembako kepada warga yang kurang mampu.

Petugas menggunakan kuda lantaran jalur perkampungan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan akibat akses menuju desa itu kondisinya sempit dan terjal.

” Ya saya memilih naik kuda sebagai karena kendaraan tidak masuk. Usai saya lari sekitar 10 kg. Dari jalur mobil”. Ujarnya.

Salah satunya akses perkampungan yang jalurnya sempit dan terjal,berada di dusun gunung, gujugan desa geger kecataman geger kabupaten bangkalan madura, dari pusat kota bangkalan menggunakan kendaraan ditempuh sekitar jam, sementara untuk sampai kelokasi tujuan ditranslit menggunakan kendaraan kuda dengan jalur yang ditempur sekitar 5 kilo meter.

Bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan dan uang tunai. diberikan kepada warga yang kurang mampu. Hal ini dilakukan guna meringankan beban mereka akibat dampak naiknya harga bbm. Nantinya bisa meringankan beban warga uangkap Akbp wiwit ari wibisono, kapolres bangkalan

Sementara Sahrawi (65) warga dusun Gujugan desa Geger kecamatan Geger merasa senang mendapatkan sembako di saat harga kebutuhan hidup mahal akibat imbas dari naiknya bahan bakar minyak, bbm.

” Saya merasa senang sekali dapat bantuan sembako dari pak Kapolres Bangkalan, karena sekarang kebutuhan pada naek semua pasca BBM naek. Ungkap nya Sahrawi Minggu (11/9/2022).

Diharapkan bantuan sembako bermanfaat dikalangan warga yang sangat membutuhnya, dan mereka berharap, pemerintah harus lebih mengerti tentang kebutuhan hidup rakyat kecil. Pungkasnya. ( rhm)