5 Rumah Padat Penduduk di Tabalong Dilalap Si Jago Merah

18

TABALONG, KALIMANTAN SELATAN – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Pematang, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong. Lima rumah warga dilaporkan hangus terbakar oleh si jago merah pada Selasa (14/11) malam.

Api mulai berkobar sekitar pukul 21.30 WITA dan dengan cepat melahap bangunan-bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu. Upaya pemadaman baru bisa dilakukan oleh tim gabungan setelah satu jam berjibakau memadamkan si jago merah.

Dalam kebakaran ini, tercatat bahwa empat rumah telah rata dengan tanah, sementara satu rumah lainnya hanya menyisakan sekitar 10 persen dari bangunannya. Rumah-rumah yang terbakar habis tersebut dimiliki oleh Akhmad Budi (42 tahun), Rahmat (50 tahun), Julaiha (62 tahun), dan Hairani (65 tahun). Sedangkan rumah milik Yuni (60 tahun) mengalami kerusakan sekitar 90 persen

Akibat peristiwa kebakaran rumah padat penduduk ini, delapan kepala keluarga atau sekitar 26 orang kehilangan tempat tinggal mereka. Pihak berwenang dan relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong segera merespons kejadian ini untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tabalong, Fahri, pada Rabu (15/11) pagi mengatakan, “Kami sangat prihatin dengan peristiwa ini, dan kami telah menyediakan bantuan awal kepada keluarga yang terkena dampak kebakaran. Kami juga akan terus bekerja sama dengan warga dan pihak terkait untuk membantu mereka dalam mengatasi situasi sulit yang mereka alami.” Dan kerugian akibat kejadian tersebut sekitar ratusan juta rupiah.

Pihak berwenang akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran yang melahap 5 rumah warga di pemukiman padat penduduk, sementara upaya bantuan dan pemulihan akan terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak mengatasi kerugian mereka akibat kejadian ini. Semoga masyarakat Desa Pematang dapat segera pulih dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan dalam menghadapi masa sulit ini.