2 Hari Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Polisi Menyita 21 Drone Ilegal

26
Foto Polda NTB amankan sejumlah drone terbang ilegal di Mandalika (Foto: DetikNews)

Mandalika – Tes pramusim MotoGP 2022 sirkuit Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki hari ketiga. Hingga kini, Polda NTB mengamankan 21 unit drone yang terbang ilegal di kawasan sirkuit.

“Hingga hari ke-2 tes pra musim MotoGP di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, sudah 21 Drone yang dijammer. Itu artinya warga masih belum sadar juga,” kata Karo Ops Polda NTB Kombes Imam Thobroni, Minggu (13/2/2022).

Drone yang kedapatan terbang ilegal akan langsung diturunkan secara paksa dengan menggunakan alat khusus. Pada balapan MotoGP Maret mendatang, drone tanpa seizin penyelenggara tidak diperbolehkan terbang di kawasan Sirkuit Mandalika.

“Secara hukum drone yang terbang di area tertentu yang ada larangannya atau wilayah terlarang, kawasan terbatas, kawasan bandara udara, tidak diperbolehkan. Hal itu sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, peraturan menteri perhubungan nomor 37 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2018,” jelasnya.

Di hari terakhir race tes pramusim ini, Team Drone Korps Brimob Polri BKO Polda NTB masih memantau mendeteksi drone yang terbang ilegal. Pantauan dilakukan di salah satu bukit yang ada di sekitar Sirkuit Mandalika.

“Kita akan terus pantau drone yang terbang di kawasan Sirkuit Mandalika untuk memberikan rasa aman bagi pembalap dan penyelenggara,” tuturnya.

Imam Thobroni mengimbau warga untuk tidak menerbangkan drone saat tes pramusim MotoGP Mandalika. Hal tersebut dikhawatirkan berdampak pada sejumlah peralatan tim MotoGP yang dapat terganggu akibat sinyal yang dipancarkan drone.

“Kami berharap setelah imbauan ini disampaikan, tidak ada drone lagi yang terbang di kawasan Sirkuit,” sambungnya. (detik/fn)