Banyuwangi – Untuk mengamankan demo di depan kantor Kecamatan Cluring, Polresta Banyuwangi menerjunkan ratusan personil serta bantuan TNI. Aparat pun mengedepankan pola pengamanan secara persuasif serta humanis dalam mengamankan aksi yang memuntut sistem resi gudang (SRG) diaktifkan kembali.
Sebanyak 184 personil Polresta Banyuwangi disiagakan mengawal aksi demo di depan kantor Kecamatan Cluring, pada Senin (21/2/2022) siang. Sejak pagi, ratusan personil yang terdiri dari anggota Polresta Banyuwangi, personil Satuan Polsek dan personil TNI diterjunkan guna mengamankan aksi demo yang dilakukan massa yang mengatasnamakan gerakan Rakyat Banyuwangi Peduli (RBP).
Dalam aksi, massa menuntut sistem SRG diaktifkan kembali serta tuntutan terkait permasalah desa di Kecamatan Cluring.
Sejumlah personil disiagakan di ruas jalan yang dilalui pendemo serta jalan poros di depan kantor Kecamatan Clurinng. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan yang ditimbulkan dari demo tersebut.
Prokes pun tetap dikedepankan dan sejumlah aparat membagikan masker kepada pendemo maupun pengguna jalan yang melintas.
Sementara itu, aksi demo yang digelar oleh gerakan RBP tersebut berlangsung damai. Aksi demo selesai setelah Forpimka Cluring menenerima sejumlah perwakilan pendemo untuk berdialog bersama. Mereka membubarkan diri setelah tuntutannya akan segera dipenuhi oleh pemerintah Kecamatan Cluring. (aw)







