Bekasi – Ungkapan kesedihan terlihat dari beberapa pedagang makanan takjil di Jalan Raya Kranggan, Jati Sampurna, Kota Bekasi. Mereka tertipu dengan pembeli yang menggunakan uang palsu. Ironisnya, peredaran uang palsu ini berlangsung di lokasi penjual takjil yang tak jauh dari kantor Mapolsek Jati Sampurna dan hanya berjarak kurang lebih 50 meter.
Uang palsu pecahan lima puluh ribu rupiah oleh pelaku tak dikenal dibelanjakan makanan untuk berbuka puasa seperti kolak, es, dan lontong dengan harapan mengincar uang kembalian korban yang asli dan berharap keuntungan.
Menurut korban, uang palsu yang diterima terduga pelaku dinilai tega. Pasalnya, korban hanya penjual gorengan dan hanya mengambil keuntungan yang sangat kecil. Korban mengetahui bahwa uang yang diterimaย palsu ketika berbelanja bahan baku untuk membuat menu takjil pada toko sembako di pasar.
Kini, kedua wanita ini pun hanya bisa pasrah menerima atas kerugian dari pelaku kejahatan. Meski belum melaporkan ke pihak kepolisian, para korban berharap agar waspada dengan munculnya peredaran uang palsu yang menyasar pedagang kecil.(red)







