
Kediri – Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri telah melakukan langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus COVID-19 yang diduga berasal dari varian baru. Dalam tahun ini, RSUD Gambiran menerima dua pasien rujukan dengan kasus COVID yang kini ditangani secara intensif.
Lonjakan kasus dari varian baru COVID-19 telah diantisipasi oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran 2 Kota Kediri. RSUD tersebut telah menyiapkan ruang khusus dan unit gawat darurat (UGD) khusus untuk menangani pasien yang terinfeksi varian baru COVID-19.
Selain menyiapkan fasilitas kesehatan, RSUD Gambiran 2 juga telah mengajukan program vaksinasi. Pengumuman ini disampaikan pada kegiatan refleksi akhir tahun bersama media setempat. Pihak rumah sakit berkomitmen untuk aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus COVID-19 di wilayahnya.
Pada tahun 2023, RSUD Gambiran 2 Kota Kediri telah menangani dua kasus pasien terinfeksi COVID setelah melakukan proses screening yang menunjukkan hasil positif pada antigen pasien.
Dr. Aditya Bagus Djatmiko, Direktur RSUD Gambiran 2, menyampaikan informasi ini dalam kegiatan refleksi akhir tahun. Dalam rangka mendukung kesadaran kesehatan, kegiatan tersebut juga melibatkan pemeriksaan kesehatan bagi awak media di Kediri Raya. Mulai dari pemeriksaan kolesterol hingga konsultasi gratis mengenai gaya hidup sehat.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan RSUD Gambiran 2 dalam menghadapi potensi lonjakan kasus COVID-19 serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.







