Subang – Pada H-3 dan H-2 lebaran diprediksi akan menjadi puncak arus mudik di Jalur Pantura Subang. Untuk mengantisipasi kemacetan akibat membeludaknya kendaraan, khususnya kendaraan roda dua dan pemberlakuan one way serta ganjil genap di Tol Cipali, ada jalur alternatif yang bisa ditempuh.
Macet saat mudik khususnya di Jalur Pantura Subang akan membuat paraย pemudik kelelahan. Mengingat cuaca panas di Pantura bisa bikin paraย pemudik tak berdaya bisa lemas. Selain itu di malam hari juga sering terjadi hujan.
Dilansir dari Tribunjabar.id, beberapaย jalan alternatifย yang bisa dimanfaatkan oleh paraย pemudik, jika jalur Pantura Subang Macet. Di antaranya jalur alternatif Srengseng-Pabuaran-Cipeundeuy, jalur alternatif Sukamandi-Purwadadi-Kalijati. Jika para pemudik terjebak kemacetan di wilayah Jalur Pantura Sukasari Pamanukan, alangkah lebih baik melewati kolong fly over Pamanukan, kemudian di Simpang Lima Pasar Pamanukan belok kanan menuju jalur Provinsi Pamanukan-Binong-Pagaden-Subang.
Nantinya, setelah tiba di Subang Kota, pemudik di perempatan wesel Subang Kota, bisa belok kiri menujuย arah Cibogo-Cikamurangย menuju Sumedang hingga Majalengka dan Cirebon. Jika pemudik terjebak kemacetan di kawasan Jalur Pantura Pusakanagara, bisa masuk ke jalan alternatif tepat di perempatan Pasarย Pusakanagara belok kanan menuju jalur tersebut kemudian menuju Compreng – Cipunagara dan Pagaden.
Setiba dipertigaan Cipunagara, belok kanan ambil arah Pagaden, hingga ketemu pasar tradisional Pagaden lurus terus hingga menemui pertigaan. Kemudian ambil kiri menuju Subang Kota dan setelah di Subang Kota, di perempatan wesel Subang Kota bisa belok kiri menujuย arah Cibogo-Cikamurangย menuju Sumedang hingga Majalengka dan Cirebon.(red)







