Wujudkan Ketersediaan Rumah yang Muncul Akibat dari Keterbatasan Kemampuan Masyarakat

51

TULUNGAGUNG, 25 Agustus 2023 – Hari Perumahan Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus tak hanya menjadi sebuah peringatan belaka, melainkan juga suatu titik penting untuk merefleksikan amanat Bapak Perumahan Nasional, Bung Hatta. Dalam Kongres Perumahan Rakyat Sehat tahun 1950, Bung Hatta pernah berkata, “Cita-cita perumahan rakyat dapat dicapai apabila kita bersungguh-sungguh mau dan berusaha dengan penuh keyakinan, semua pasti bisa.”

Momentum berharga ini menjadi panggung bagi Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, untuk menyuarakan semangat tersebut. Pada peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) tahun ini, tema yang diusung adalah “Melanjutkan Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak, Berkelanjutan, dan Terjangkau untuk Semua”, dengan sub-tema “Tingkatkan Pembangunan Rumah Bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah”.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulungagung menyampaikan pentingnya kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dan pihak terlibat dalam pemenuhan hunian layak bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung. Kolaborasi ini bertujuan mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kemiskinan ekstrem yang tak terlepas dari keterbatasan dan keterjangkauan hunian yang layak melalui berbagai program yang telah dirancang.

Lebih lanjut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Agus Prijanto Utomo menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Tulungagung telah melakukan upaya nyata dalam meningkatkan akses rumah layak huni melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan rumah baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan total sekitar 4.650 unit.

Selanjutnya, untuk mengatasi keterbatasan akses rumah akibat situasi ekonomi dan pertumbuhan keluarga yang signifikan, pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama stakeholder sektor perumahan dan rekan-rekan dari Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (APERSI) berkolaborasi dalam membangun rumah subsidi maupun non-subsidi. Hingga tahun 2023, sekitar 5.396 unit rumah subsidi dan 2.960 unit rumah non-subsidi/komersial telah berhasil dibangun.

Total keseluruhan, terdapat 8.356 unit rumah yang tercipta dari 143 perumahan yang dibangun oleh pengembang di Kabupaten Tulungagung. Dalam upaya bersama dengan pemerintah pusat dan provinsi, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga telah melaksanakan program-program seperti pembangunan rumah susun dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam rangka mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan ASN, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama APERSI Tulungagung meluncurkan program pembangunan 300 unit rumah bersubsidi di 5 perumahan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung, Anang Pratistianto, menegaskan bahwa peringatan ini tidak hanya sekadar mengingatkan, melainkan juga memberikan semangat bahwa perumahan merupakan kebutuhan pokok yang esensial dan memerlukan perhatian dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Peringatan Hapernas tahun ini juga diselaraskan dengan tema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, sebuah ajakan untuk bersama-sama menguatkan tekad dalam mewujudkan hunian layak bagi semua lapisan masyarakat. Bupati Tulungagung berharap bahwa melalui kerjasama yang kuat, Indonesia yang kita cintai dapat terus maju dan berkembang.

Dalam acara puncak peringatan Hapernas, beragam kegiatan digelar termasuk bazar perumahan oleh APERSI, jalan sehat bersama Bupati Tulungagung yang diikuti ribuan peserta dari pelajar hingga masyarakat umum. Tidak lupa, bantuan kepada kaum du’afa juga disalurkan melalui Baznas Tulungagung.

Semangat untuk mewujudkan hunian layak bagi semua menjadi semakin membara. Kolaborasi dan dedikasi dari semua pihak diharapkan akan terus membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Teruslah maju, Tulungagung, dalam mewujudkan mimpi hunian yang layak untuk semua warga!