Beranda Berita Wapres: Pengelolaan Zakat Harus Lebih Terbuka

Wapres: Pengelolaan Zakat Harus Lebih Terbuka

104
0

Pemerintah berharap Badan Amil Zakat, Baznas,  bekerja lebih terbuka dan meningkatkan kredibilitasnya. Hal ini penting untuk  meningkatkan kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat. Peningkatan penerimaan zakat tentunya akan membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Wakil presiden Jusuf Kalla mengingatkan bahwa zakat adalah pilar utama agama islam. Karenanya  penggunaan zakat harus sesuai amanah yang diberikan oleh umat. Hal ini disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka rapat koordinasi nasional Badan Amil Zakat Nasional, di Solo, Jawa Tengah, Senin 4 Maret 2019. Lebih lanjut wapres meminta agar Badan Amil Zakat, Baznas, bekerja lebih terbuka  dan meningkatkan kredibilitasnya. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat. Wapres Jusuf Kalla mengapresiasi zakat yang diterima melalui baznas dari tahun ke tahun selalu meningkat. Pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang dilakukan baznas juga telah berhasil dalam banyak hal. Salah satunya adalah optimalisasi pengelolaan zakat yang dapat meningkatkan penghasilan para mustahik atau  pihak yang berhak menerima zakat. Melalui optimalisasi pengelolaan zakat, diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan, menuju indonesia sebagai pusat ekonomi islam dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 22 = 23