Beranda Berita Unik Seorang Pencuri Tiap Kali Beraksi Hanya Memakai Kolor

Unik Seorang Pencuri Tiap Kali Beraksi Hanya Memakai Kolor

171
0

Sindikat spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) antar kota, berhasil ditangkap satreskrim polres Blitar Kota. Uniknya, pelaku ini hanya memakai kaos dalam dan celana dalam saja saat beraksi. Tidak hanya itu, pelaku juga membawa golok yang dibungkus mori dan diselipkan di pinggangnya, yang diyakini sebagai jimat agar tidak tertangkap. Satu pelaku terpaksa ditembak kakinya, karena melawan saat akan ditangkap. Mukhlis 46 tahun warga dampit Kabupaten Malang dan hendriek 30 tahun warga Sukorejo Kota Blitar, langsung digelandang petugas satreskrim Polres Blitar Kota. Keduanya, merupakan sindikat pencurian dengan pemberatan antar kota. Bahkan, Mukhlis terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas saat akan ditangkap. Uniknya, pelaku ini hanya mengenakan celana dalam saja saat melakukan aksinya. Tidak hanya itu, pelaku juga membawa senjata golok yang dibungkus kain mori, dan diselipkan di pinggang yang diyakini senagai jimat agar tidak tertangkap. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan beberapa barang-bukti. Seperti lima buah handphone dan satu laptop, yang merupakan hasil kejahatan, lampu senter, linggis dan golok yang selalu dibawa pelaku saat beraksi. Otak dari pelaku curat beralih, jika dalam aksinya hanya mengenakan kaos dalam dan memakai celana dalam, agar leluasa dalam beraksi, dan bajunya tidak kotor. Sementara golok yang dibungkus kain mori, juga agar tidak jatuh. Kapolres Blitar, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, sepasang pelaku ini memang dikenal licin menghindari petugas. Terbukti, sejak tahun 2016 sepasang pelaku ini sudah beraksi di belasan lokasi di wilayah hukum Kota Blitar. Terakhir, mereka beraksi di wilayah srengat, dan sempat terpantau kamera pengintai di Jalan Soekarno-Hatta, sehingga petugas berhasil mengidentifikasi wajah kedua pelaku. Kedua pelaku kini harus mendekam di balik penjara, guna mempertangung-jawabkan perbuatannya. Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang curat, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 34 = 37