TULUNGAGUNG – Penyaluran BPNT Bermasalah, Pemkab Tulungagung Hadirkan Perwakilan Kemensos

TULUNGAGUNG – Penyaluran BPNT Bermasalah, Pemkab Tulungagung Hadirkan Perwakilan Kemensos

Banyaknya permasalahan mengenai bansos di Tulungagung, Pemkab akhirnya mendatangkan perwakilan Kemesos RI, untuk menjawab beberapa permasalahan BPNT di Tulungagung, sekaligus memberikan pemahaman kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran BPNT.

Pemkab Tulungagung akhirnya mendatangkan Kasubdit bantuan stimulan dan penataan lingkungan kementerian sosial RI, Mangara Simanjuntak. Guna memberikan arahan secara langsung mengenai berbagai persoalan penyaluran BPNT di Tulungagung. Dengan harapan terjadinya perubahan yang signifikan, untuk penyaluran pada bulan selanjutnya.

Beberapa permasalahan yaitu, pemaketan bantuan, e-warong dadakan, dan selisih harga antara harga komoditas BPNT dengan harga di pasaran. Pihak kemensos sendiri menyatakan siap menerima aduan masyarakat, bilamana ditemukan salah satu persoalan tersebut, utamanya e-warung dadakan.

Untuk permasalahan pemaketan, pihak kemensos tegas melarangnya.  Karena sesuai dengan pedoman umum penyaluran BPNT, keluarga penerima manfaat bebas untuk memilih komoditas yang ingin dibelinya, e-warong hanya bertugas sebagai penyalur pesanan KPM.

Sementara itu, pihak pemkab berharap agar persoalan penyaluran BPNT agar cepat terselesaiakan. Dan tidak adanya lagi kabar miring soal permainan BPNT, karena BPNT itu merupakan bantuan yang berhak dimiliki warga kurang mampu.

Untuk itu, pihak Pemkab berharap agar pihak yang terlibat dalam penyaluran BPNT, agar kembali kepada aturan yang tertuang pada pedum penyaluran BPNT. Selain itu, pasca adanya perwakilan Kemensos, pihaknya pun akan melakukan rapat bersama, guna memberikan tindak lanjut penyelesain Polemik BPNT di Tulungagung.