fbpx
Connect with us

Berita

TRENGGALEK – Polres Trenggalek Kembali Gagalkan Penyulundupan Puluhan Ribu Benur

Diterbitkan

pada

TRENGGALEK – Polres Trenggalek Kembali Gagalkan Penyulundupan Puluhan Ribu Benur

Penyelundupan Baby Lobster (Benur) ilegal terus terjadi di wilayah selatan Kabupaten Trenggalek. Untuk itu, Polres Trenggalek terus gencar memburu pedagang benur yang ilegal. Hasilnya ribuan benur ilegal berhasil di amankan polisi.

Tim gabungan Polres Trenggalek bersama Polsek Panggul berhasil menggagalkan penyelundupan benur sebanyak 38.200 ekor Baby Lobster jenis Pasir dan Mutiara yang akan di kirim ke Panggul.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, mengatakan dua pelaku berinisial JA dan AB ditangkap karena telah melanggar peraturan Menteri Kelautan Nomor 12 Tahun 2020. Yakni, mengangkut ribuan Baby Lobster tanpa disertai surat keterangan asal benih (SKAB). KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang tertera dalam surat keterangan juga tidak sesuai dengan asal pengambilan benih (di tingkat nelayan).

Dari hasil penyelidikan, JA warga Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan tersebut merupakan pelaku lama. Ia pernah terjerat kasus perdagangan Baby Lobster ilegal dan ditangkap aparat kepolisian di Sidoarjo pada 2016, dan dihukum selama 60 hari kurungan.

Ia membeli ribuan Benur dan Baby Lobster dari para nelayan di wilayah Munjungan, lalu menjualnya ke penampung berinisial SU di wilayah Panggul, Trenggalek.

Sembiring menambahkan, penampung atau pengepul besar Baby Lobster jenis Pasir dan Mutiara ini juga warga Panggul berinisial KO. Sedangkan Untuk sanksi, pihaknya akan bekerjasama dengan PSDKP (Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan), dengan sanksi administrasi.

download madu tv di playstore

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: