Trenggalek – Ribuan pelajar dan santri pondok pesantren di Trenggalek menjalani vaksinasi Covid-19 yang terlaksana oleh Badan Intelejen Negara atau BIN. Vaksinasi massal pelajar ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Program vaksinasi ini terlaksana di Madrasah Tsanawiyah Negeri atau MTSN Satu Trenggalek, serta pondok Pesantren Qomarul Hidayah, Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Trenggalek. Jumlah sasaran penerima vaksin kali ini mencapai hampir seribu tujuh ratus orang. Dengan rentang usia antara 12 hingga 17 tahun.
Kepala BIN Daerah Jawa Timur, Marsma TNI Rudy Iskandar, mengatakan sengaja membidik para pelajar, untuk mengantisipasi pembelajaran tatap muka atau offline. Dengan suntikan vaksin ini ia berharap dapat meminimalisir risiko paparan Covid-19 di kalangan pelajar.
Pelaksanaan vaksin ini terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan sebelum mendapatkan suntikan vaksin, para pelajar harus menjalani tes usap antigen.
Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mengaku, pemerintah daerah cukup terbantu dengan program vaksin terhadap pelajar, terlebih saat ini Pemkab Trenggalek sedang mengalami kekurangan vaksin.
Sementara itu antuasiasme para pelajar untuk mendapat suntikan vaksin cukup tinggi. Mereka berhadap dengan adanya vaksin, maka kegiatan belajar di sekolah bisa segera digelar. (wn)







