fbpx
Connect with us

Berita

Trenggalek – Harga Cabe Lokal Melejit, Cabe Impor Di Serbu Pembeli

Diterbitkan

pada

Trenggalek – Harga Cabe Lokal Melejit, Cabe Impor Di Serbu Pembeli

Harga cabe rawit di pasar tradisional Kabupaten Trenggalek merangkak naik,untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga Trenggalek memilih beralih ke cabe impor yang harganya lebih murah.

Untuk menyiasati permintaan cabai yang sangat tinggi di saat harga cabai lokal melangit, para pedagang pasar tradisonal Trenggalek, Jawa Timur, memilih untuk membeli cabe impor yang harganya jauh lebih murah, cabe impor banya di gandrungi para pedagang makanan.

Sejak harga cabai lokal di atas rp 80 ribu per kg di pasar basah Kabupaten Trenggalek,banyak pelanggan terutama pedagang makanan  memilih pembeli cabai impor yang harganya lebih murah,permintaan cabai lokal untuk wilayah Trenggalek kini mengalami penurunan karena hingga kini harga cabe kecil masih di angka 85 ribu perkilogram.

Namun para pedagang memilih membeli cabe baik impor maupun lokal dengan jumlah tidak banyak, karna dikhawatirkan harga cabai lokal normal kembali. Harga cabai china ini memang relatif lebih murah di bandingka dengan cabe lokal, harga cabai impor dijual seharga Rp 75 ribu per kg. Sementara harga cabai lokal masih di kisaran Rp 85 ribu per kg dan harganyapun setiap hari berubah ubah,

Cabe impor banyak di minati para pemilik warung,selain lebih murah, cabai ini dinilai lebih pedas rasanya dan tahan lama apabila dijadikan sambal.

Cabai import ini bentuknya hampir menyerupai cabai merah besar, namun lebih pendek ukurannya. Karena sudah kering, untuk mengolahnya butuh penanganan ekstra. Cabai digodok sampai mendidih, dikeringkan untuk kemudian bisa dihaluskan. Biasanya para pedagang makanan masih menambah cabai lokal dengan komposisi tiga cabai import dibanding satu cabai lokal untuk sambel dagangan mereka.

download madu tv di playstore

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: