fbpx
Connect with us

Berita

TRENGGALEK – 63 Kelompok Tani Trenggalek Keluhkan Pupuk Bersubsidi Yang Mulai Langka

Diterbitkan

pada

TRENGGALEK – 63 Kelompok Tani Trenggalek Keluhkan Pupuk Bersubsidi Yang Mulai Langka

Kelompok tani di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek  mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Demi mendapatkan pupuk kembali, perwakilan beberapa kelompok tani  dari Munjungan mendatangi kantor DPRD Trenggalek untuk menyampaikan unek-uneknya.

Sunyoto, Ketua Kelompok Tani Sri Handayani, Kecamatan Munjungan, mengatakan Hingga pekan kedua setelah masa tanam padi, pihaknya belum mendapat jatah pupuk sama sekali. Ada 63 kelompok tani di Kecamatan Munjungan menangis karena ini.

Ketua Kelompok Tani Sri Handayani, Kecamatan Munjungan, setelah mendapat waktu untuk beraudiensi dengan distributor di kantor DPRD Trenggalek, rombongan petani dari Munjungan meminta bantuan agar pupuk bersubsidi bisa segera turun ke petani. Sehingga para petani bisa bercocok tanam kembali dan tidak terjadi gagal panen.

Hasilnya, pihak Distributor mengaku sudah ada pupuknya dan tinggal menyalurkan. Untuk kebutuhan perkelompok tani minimal 15 ton. Satu kelompok tani rata-rata mengolah lahan seluas 20-25 hektare.

Tersendatnya penyaluran pupuk bersubsidi tersebut di akibatkan oleh administrasi yang berbelit. Agar mendapatkan pupuk bersubsidi para petani perlu menggunakan Kartu Tani.

Aturan ini berbeda dengan sistem penyaluran tahun-tahun sebelumnya. Sementara, banyak petani di Munjungan yang tidak punya kartu tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek Pranoto, mengatakan telah memfasilitasi agar pupuk bersubidi bisa tersalur ke petani dengan penekanan khusus dan petani tidak merasa di persulit.

Terhambatnya penyaluran pupuk akibat petani belum memahami secara utuh proses pengajuan, sehingga perlu ada kearifan lokal untuk penyaluran pupuk bersubsidi. Dengan demikian, kelompok tani tetap bisa mendapat pupuk tanpa harus memakai Kartani

Meski demikian, mereka tetap harus mengajukan dengan pendampingan, sehingga dalam waktu maksimal dua hari pupuk sudah didistribukan ke kelompok-kelompok tani.

download madu tv di playstore

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: