Connect with us

Bulu Tangkis

Tommy atasi Wangcharoen Menuju 16 Besar Denmark Open

Diterbitkan

pada

Tommy Sugiarto. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

Odense, Denmark – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto melewati babak pertama Denmark Open 2021 setelah mengantongi kemenangan atas Kantaphon Wangcharoen dengan dua gim langsung 21-14, 21-8, Selasa.

Tommy mengukuhkan dominasinya atas pebulu tangkis Thailand dalam laga selama 34 menit di Odense Sport Park, sekaligus mengemas kemenangan bersih dalam semua lima pertemuan mereka.

Pada gim pembuka, Tommy langsung mengawali permainan dengan melakukan drive cepat dan menciptakan keunggulan 2-0 atas Wangcharoen, demikian laporan BWF menyebutkan di laman resminya.

Wangcharoen sempat mengejar skor menjadi 2-2, namun pada poin selanjutnya kembali diamankan pebulu tangkis berusia 33 tahun kelahiran Jakarta itu.

Tommy secara perlahan mulai menambah poin demi poin dan mampu menciptakan celah enam poin pada skor 9-3. Meski begitu, Wangcharoen mampu mengejar dan memperkecil selisih menjadi 11-8 pada interval pertama.

Masuk interval kedua, Tommy mempercepat tempo serangan hingga mengakhiri permainan gim pembuka dengan skor 21-14.

Tommy semakin tak terhentikan di gim kedua saat ia meninggalkan lawannya yang kesulitan dalam membentuk pertahanan.

Pada gim ini, wakil Indonesia bahkan mencetak selisih sembilan poin selepas interval pertama dengan skor 12-3. Tommy tercatat meraih lima poin beruntun pada perolehan skor terbanyak gim ini.

Wangcharoen yang tak bisa mengejar ketertinggalan, terpaksa menyerah dan terhenti di babak pertama dari wakil Indonesia.

Pada babak 16 besar, Tommy berpotensi bertemu wakil Indonesia lainnya yaitu Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi unggulan kelima.

Anthony baru akan memulai pertandingan babak pertama turnamen Super 1000 ini pada hari Rabu, bertemu pebulu tangkis Prancis Thomas Rouxel.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Bulu Tangkis

Pemerintah Siapkan Bonus untuk Tim Piala Thomas

Diterbitkan

pada

Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna (ketiga kiri) mengangkat Piala Thomas saat bertemu dengan tim Piala Thomas di Nusa Dua, Bali, Kamis (2/12/2021). ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI/wpa/foc. (ANTARA FOTO/HUMAS PBSI)

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mempersiapkan bonus untuk tim Piala Thomas 2020 yang berhasil membawa pulang trofi kejuaraan dunia bulu tangkis beregu putra tersebut ke Tanah Air setelah penantian 19 tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menuturkan bahwa pemberian bonus untuk kejuaraan single event seperti Piala Thomas sebetulnya tidak diatur secara jelas dalam undang-undang atau peraturan menteri, berbeda dengan multievent seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Namun Zainudin mengatakan Kemenpora telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan apresiasi kepada skuad Merah Putih di Piala Thomas 2020, kejuaraan beregu putra paling bergengsi di dunia.

“Setelah saya rapat koordinasi internal, kami memutuskan untuk memberikan apresiasi dari pemerintah,” ungkap Zainudin dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Sabtu.

“Tapi untuk ke depannya kami akan mempertegas mana saja kegiatan-kegiatan yang akan mendapat apresiasi atau bonus dari pemerintah. Jadi kategori-kategorinya akan diperjelas supaya tidak ada lagi perdebatan dan diskusi berkepanjangan,” ujarnya menambahkan.

Adapun penyerahan bonus, lanjut Zainudin, akan dilakukan pekan depan di kantor Kemenpora. Namun bonus tidak akan diserahkan kepada masing-masing atlet, melainkan kepada federasi bulu tangkis Indonesia PBSI. Langkah tersebut dipilih mengingat Piala Thomas merupakan kejuaraan beregu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1684 tahun 2015 tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan, dan Organisasi Olahraga diatur bahwa pemerintah akan memberikan bonus berupa uang atau barang bagi olahragawan yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan yang dimaksud adalah meraih medali pada ajang SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, Asian Para Games, dan Olimpiade serta Paralimpiade.

Selain itu, ada juga kategori untuk juara kejuaraan dunia maupun kejuaraan Asia resmi single event untuk cabang olahraga Olimpiade, serta menjadi juara pada ajang Islamic Solidarity Games atau Asian Beach Games.

Namun aturan tersebut memang belum mengatur secara spesifik kejuaraan single event apa saja yang masuk dalam kategori pemberian bonus pemerintah.

“(Pemberian bonus) ini bukan karena desakan publik karena kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, jadi kami benar-benar mengikuti rule,” pungkas Zainudin. (antara/sa)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: