Connect with us

Malang

Tiga Pemerintah Daerah Di Malang Raya Sepakat Ajukan PSBB

Diterbitkan

pada

Tiga Pemerintah Daerah Di Malang Raya Sepakat Ajukan PSBB

Tiga Pemerintah Daerah Di Malang Raya Sepakat Ajukan PSBB

Rapat koordinasi tiga kepala daerah yakni Walikota Malang, Walikota Batu dan Bupati Malang, berkangsung di kantor Bakorwil Malang, rapat yang dipimpin oleh kepala Bakorwil 3 Jawa Timur dan Kepala Diskominfo Propinsi Jawa Timur, membahas rencana penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Malang Raya.

Rapat kordinaai tersebut, ketiga kepala daerah sepakat menerapkan PSBB di Malang Raya, dan rencananya, ketiga kepala daerah ini akan mengajukan terkait rencana PSBB di Malang Raya ke Gubernur Jawa Timur dan Kementrian Kesehatan RI.

Kepala dinas Kominfo Jawa Timur, Benny Sampirwanto, mengatakan, bahwa rapat koordinasi antar kepala daera di Malang Raya ini, untuk membahas rencana penerapan PSBB di Malang Raya. Sehingga nantinya apabila PSBB diterapkan di Malang, adanya singkronisasi antar tiga daerah tersebut dengan pemerintah propinsi, sehingga persoalan yang muncul dapat diatasi bersama.

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Jawa Timur

September 2021, Kota Malang Deflasi 0,02 Persen

Diterbitkan

pada

Jawa Timur –  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Kota Malang pada September 2021 mengalami deflasi sebesar 0,02 persen. Hal ini salah satunya merupakan pengaruh turunnya harga telur ayam. Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan, penurunan harga telur ayam ras menjadi andil terbesar terhadap deflasi di Kota Malang. Hal itu selain tempe dan bawang merah.
“Telur ayam ras haganya terus mengalami penurunan sebesar 11,96 persen, dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,06 persen,” tutur Erny, dalam rilisnya, Senin (03/10/2021).
Menurut Erny, komoditas lain yang turut menekan deflasi Kota Malang pada September 2021 adalah penurunan harga tempe sebesar 10,11 persen. Dengan andil 0,06 persen. Cabai rawit turun 28,17 persen, dengan andil 0,04 persen.
Di samping itu, bawang merah turun 9,57 persen, memberikan andil terhadap deflasi sebesar 0,02 persen. Sementara komoditas yang mengalami inflasi di antaranya, biaya perguruan tinggi naik 1,18 persen dan memberikan andil 0,04 persen.
Selanjutnya harga mobil juga mengalami kenaikan 1,78 persen, dengan andil 0,03 persen. Angkutan udara naik 2,37 persen, dengan andil 0,03 persen. Minyak goreng naik 1,85 persen dengan andil 0,02 persen. Rokok putih naik 3,03 persen, dengan andil 0,01 persen.”Tarif kendaraan roda dua naik 4,44 persen, dan memberikan andil sebesar 0,01 persen.
Tampak dari kelompok pengeluaran, deflasi terdorong oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,85 persen. Kelompok kesehatan sebesar 0,04 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, serta budaya 0,02 persen.
Untuk kelompok yang mengalami inflasi, di antaranya, transportasi 0,58 persen, pendidikan 0,52 persen, perlengkapan, peralatan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,41 persen, perawatan pribadi 0,36 persen, dan pakaian serta alas kaki sebesar 0,12 persen.
Kata Erny bahwa sepanjang 2021, inflasi Kota Malang berada pada angka paling rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya. Tercatat, pada 2019, inflasi Year on Year (YoY) pada September sebesar 2,81 persen, dan 1,22 persen pada 2020.
“Pada 2021, inflasi YoY sebesar 1,15 persen. Tahun 2021, cenderung stabil rendah, dan terendah dibanding dua tahun sebelumnya,” ungkapnya
Di Jawa Timur, pada September 2021, dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) seluruhnya mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,16 persen, dan terendah di Kota Malang sebesar 0,02 persen. (ryo/s)
Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: