Tertimbun Abu Vulkanik,  Beberapa Kampung Menjadi Desa Mati

95

Lumajang – Keterangan pada Minggu, (5/12) petang, BNPB mengatakan jumlah warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru sebanyak 56 orang dan telah mendapatkan perawatan di pusat kesehatan setempat.

Erupsi Semeru berdampak di delapan kecamatan menyebabkan sekitar 1.300 orang mengungsi dan ratusan rumah di beberapa kecamatan rusak berat. Selain itu, puluhan hektar persawahan, puluhan hewan ternak dan beberapa kendaraan warga juga terkubur abu vulkanik.

Sementara sebaran awas panas guguran berdampak pada dua kecamatan, yaitu di Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh, Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro.

Delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik tersebut meliputi Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari, Kecamatan Tirtoyudo, Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Desa Panggungrejo dan Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Desa Bantur dan Rejosari, Kecamatan Bantur dan Desa Talok, Kecamatan Turen.

Beberapa desa dan kecamatan yang terdampak kini terpantau seperti desa mati penuh abu vulkanik. Bahkan, warga yang mendiami kawasan terdampak parah akibat gelombang lahar terisolasi akibat jembatan Perak yang menghubungkan dua kabupaten putus. (red)