Terjerat Arisan Bodong Teller BPR Korupsi Hingga 1 Miliar Lebih

Seorang kasir Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Blitar telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah terlibat dalam kasus korupsi uang nasabah senilai lebih dari 1 miliar rupiah

Blitar, Jawa Timur – Seorang kasir Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Blitar telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah terlibat dalam kasus korupsi uang nasabah senilai lebih dari 1 miliar rupiah. Pelaku, seorang perempuan berusia 31 tahun, berhasil ditangkap setelah menjadi buron selama 3 tahun.

Penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan polisi terkait tindak korupsi yang dilakukan oleh pelaku terhadap uang belasan nasabah. Pelaku, yang akhirnya dapat ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota, tunduk malu saat digelandang oleh petugas kepolisian.

Pelaku diduga nekat melakukan penggelapan uang di tempat kerjanya, sebuah Bank Perkreditan Rakyat di Kota Blitar. Total kerugian yang disebabkan oleh aksi korupsi ini mencapai lebih dari 1 miliar rupiah. Modus operandi pelaku melibatkan pemalsuan data pinjaman nasabah dan pengurangan jumlah uang tabungan. Selain itu, ia juga terlibat dalam pembobolan akun tabungan salah satu nasabah, menguras habis saldo yang ada.

Selama tiga tahun menjadi buron, pelaku berhasil menghindari penangkapan, membuat kasus ini semakin menarik perhatian. E-S, begitu pelaku diidentifikasi, mengakui perbuatannya di hadapan petugas. Ia menyebutkan bahwa tindakan korupsi tersebut dilakukan karena terjerat dalam arisan bodong.

Kasus ini kini masih dalam pengembangan lebih lanjut, dengan dugaan adanya oknum lain yang turut membantu pelaku dalam melakukan aksi korupsi ini. Wakil Kepala Polres Blitar Kota, Kompol I Gede Suartika, menyatakan bahwa pihak kepolisian akan terus menggali informasi lebih lanjut untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.