
Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya menerima bantuan berupa 50 peti jenazah dan tiga ribu tabung oksigen berukuran 6 meter kubik. Bantuan dari Yayasan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jawa Timur ini diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (26/7/2021).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bantuan yang diberikan Kagama Jatim ini tentunya sangat membantu dan meringankan beban Pemkot Surabaya. Bantuan peti jenazah ini akan diserahkan ke.TPU Keputih agar sewaktu-waktu bisa digunakan untuk warga Surabaya yang membutuhkan pemakaman secara protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
“Ini sangat membantu kami. Karena ketika ada yang meninggal baik itu suspect maupun probable juga dimakamkan secara prokes,” kata Wali Kota Eri.
Cak Eri-sapaan akrab Wali Kota Eri Cahyadi ini juga menjelaskan, selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, terdapat penurunan angka kematian yang dimakamkan secara prokes di Surabaya. Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRT) selama empat hari terakhir atau tanggal 22 -25 Juli 2021, jumlah pemakaman secara prokes yakni 449 jenazah.(*/red)







