Temuan Pertama Kasus PMK di Aceh Singkil

Sumber : Hasil tangkapan layar video team liputan MaduTV Nusantara

Aceh Singkil – Kasus hewan ternak yang diduga terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk pertama kalinya ditemuka di Kabupaten Aceh Singkil. Kasus tersebut ditemukan di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil. Temuan kasus PMK ini masih dalam dugaan, berdasarkan gejala yang dialami hewan ternak.  Sebab untuk memastikannya, menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Balai Veteriner Medan.

Sementara itu, di lokasi tim Balai Veteriner Medan, Sumatera Utara didampingi petugas kesehatan hewan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Aceh Singkil, melakukan pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium.

Pengambilan sampel oleh Balai Veteriner Medan, turut didampingi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Budi Febriandi serta personel kepolisian. Hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar dalam dua hari kedepan. Peroses pengambilan sample dilakukan petugas dengan alat pelindung diri (APD), butuh kerja ekstra, sebab hewan meronta.

Menurut Kuatno, hewan ternak yang terindikasi terkena PMK adalah sapi. Sejauh ini ditemukan di satu titik yaitu, di Desa Selok Aceh. Namun, untuk antisipasi pengambilan sampel dilakukan di lokasi lain.

Agar tidak terjadi penyebaran hewan ternak yang terindikasi terkena PMK diisolasi selam 14 hari.  Selama masa karantina petugas kesehatan hewan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, melakukan perawatan salah satunya dengan memberikan vitamin.(red)