Connect with us

Nasional

Takut Pelabuan Ditutup, Warga Pulau Bertaruh Nyawa Naik Kapal Kayu

Diterbitkan

pada

Takut Pelabuan Ditutup, Warga Pulau Bertaruh Nyawa Naik Kapal Kayu

Takut Pelabuan Ditutup, Warga Pulau Bertaruh Nyawa Naik Kapal Kayu

Menerobos pagar beton jembatan dermaga seperti inilah yang harus dilakukan para pemudik tujuan Pulau Raas Madura, saat hendak naik ke kapal kayu angkutan barang, Kamis malam. Takut tak mendapatkan tempat di datas kapal mereka pun nekat menerobos dan meniti satu papan selebar 30 centimeter untuk bisa melompat ke kapal. Ini dilakukan karena posisi kapal tidka bisa merapat ke dermaga karena ombak yang menerjang. papan kayu sepanjang 2 meter pun harus mereka lewati hingga nyaris membuat seorang ibu terperosok ke laut. beruntung suami DNA pemudik lainya menuntunya dan perlahan bisa masuk ke kapal. Membludkanya pemudik membuat anak-anak juga harus diangkat secara estafet melompati pagar beton jembatan dermaga setinggi 1,5 meter ini. Aksi pemudik tujuan pulau raas madura ini tepraksa mereka lakukan karena takut ada penghentian pelayaran saat presiden memberlakukan larangan mudik 24 April ini.

Mereka mengaku semepat panik di Pulau Bali, karena ada isu penutupan pelabuhan setelah presiden Jokowi menginstruksikan pelarangan mudik bagi siapapun. Mereka pun langsung berbondong-bondong meninggalkan pulau bali, namun kabar penutupan dermaga di gilimanuk maupun ketapang bayuwangi tersebut tidak benar. akibatnya pelabuhan jangka rpun dipadati pemudik bersepeda motor.

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Kesehatan

Presiden RI Sebut Indonesia 1 dari 5 Negara Berhasil Kendalikan Pandemi

Diterbitkan

pada

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kiri) dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan) membuka Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Senin (6/12/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia menjadi satu dari lima negara di dunia yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 pada level 1 karena kerja keras dan gotong royong seluruh pihak.

“Kita telah berhasil menjadi satu dari lima negara di dunia yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 pada level 1. Hal ini menunjukkan kemampuan bangsa kita dalam menghadapi tantangan,” kata Presiden Jokowi saat membuka Kongres DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin,

Presiden mengatakan keberhasilan Indonesia mengendalikan pandemi COVID-19 menunjukkan kemampuan bangsa dalam mengubah tantangan sulit menjadi peluang agar mampu bergerak maju.

Menurut Presiden, Indonesia juga telah sangat teliti dan hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan sehingga mampu mengendalikan pandemi COVID-19 dan secara beriringan memulihkan ekonomi masyarakat.

“Tatkala dunia lockdown dimana mana, kita dengan teliti mengendalikan pandemi dan ekonomi harus digerakkan secara hati hati,” ujarnya.

Pandemi kata Presiden, menjadi salah satu tantangan dan disrupsi yang memaksa untuk menerapkan cara-cara pengembangan baru dan tata laksana normalitas baru.

“Disrupsi ini harus kita manfaatkan sebagai peluang. Ini ada peluang. Tatkala dunia berhenti sejenak kita harus tetap maju bergerak,” tuturnya.

Menurut data terbaru Satgas Penanganan COVID-19, tren penambahan kasus COVID-19 di Indonesia berkisar di ratusan kasus dalam beberapa pekan terakhir. Dengan kata lain menurun signifikan dibanding penambahan puluhan ribu kasus saat puncak gelombang dua kasus COVID-19 di Juli 2021.

Per Minggu (5/12), terdapat 196 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sehingga total kasus COVID-19 terkonfirmasi sejak Maret 2020 hingga saat ini adalah 4.257.685 kasus. (antara/iap)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: