Beranda Berita Syiarkan Islam Lewat Seni Kaligrafi

Syiarkan Islam Lewat Seni Kaligrafi

114
0

Media syiar dan dakwah islam bisa dilakukan melalui beragam cara, salah satunya melalui media seni kaligrafi alquran. Seperti yang dilakukan oleh Imron Fathoni atau yang akrab disapa Gus Imron salah satu pengurus dan juga pengajar di pondok Pesantren Manba’ul Ulum Dusun Sukorembug Desa Sidomulyo Kota Batu. Meski berangkat dari coba coba dan menyalurkan hoby seninya, kini karya seni kaligrafi gus Imron menghias hampir seluruh masjid dan mushola yang ada di Kota Wisata Batu. Anda pernah memasuki masjid-masjid besar di kota batu dan mendapati karya tulisan kaligrafi arab yang indah. Bisa jadi seni kaligrafi itu karya tangan dari seniman kaligrafi Imron Fatoni, atau yang lebih akarab disapa Gus Imron salah satu pengurus dan juga pengajar di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Dusun Sukorembug Desa Sidomulyo Kota Batu. Gus Imron adalah sosok yang mendekorasi sejumlah masjid besar di kota pariwisata ini bersama timnya yang berjuluk nun grapia Kota Batu. Ditemui dirumahnya Gus Imron mengatakan selain memiliki keindahan, seni kaligrafi terkandung nilai-nilai syiar agama islam, karya seni kaligrafi menuntun orang bisa belajar membaca dan memahami al-qur’an. Disela mendesain karya kaligrafi yang akan dipasang di salah satu masjid di Kediri Gus Imron menjelaskan kaligrafi merupakan seni islam yang sangat tinggi nilainya. Kaligrafi tidak hanya mencakup manual tulisan arab (al-qur’an maupun hadits) saja, tetapi terdapat juga ornamen dan hiasan yang indah. Dalam hadits nabi terdapat perintah untuk memperbagus tulisan (khot), niscaya akan terbuka pintu rizki. Gus Imron cukup lama mengenal kaligrafi dari lingkungan pendidikannya di pondok pesantren. Bakatnya semakin muncul saat mulai berteman dengan seniman di pondok seni yang sekarang menjadi galeri raos. Bakatnya di dunia seni kemudian ia gabungkan dnegan ilmu agama yang ia miliki sebagai perpaduan yang indah dalam berdakwah dan menyebarkan syiar islam lewat karya seni kaligrafi. Gus Imron kini memang disibukkan dengan permintaan pembuatan dekorasi masjid dan musala. Kegiatan itu dilakoni sejak 2015 dengan tim khusus bernama nun grapia kota batu. Sejak saat itu, dia fokus menerima order jasa dekorasi saat ada renovasi tempat suci ibadah sembari mengajar di ponpes. Gus Imron memang tidak mematok tarif tertentu, biaya pembuatan dekorasi kaligrafi disesuiakan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki masjid. Hal itu dikarenakan sudah menjadi cita-citanya bergelut dalam dunia seni kaligrafi yang didasari niat dakwah dan melestarikan seni kaligrafi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 2 =