spot_img
Selasa, Maret 3, 2026
Beranda D I Yogyakarta Sleman – Mini Zoo di Sleman Lepas Liarkan Puluhan Binatang Akibat PPKM

Sleman – Mini Zoo di Sleman Lepas Liarkan Puluhan Binatang Akibat PPKM

332

Sleman – Penerapan kebijakan PPKM, tak hanya berdampak bagi sektor kegiatan masyarakat saja. Melainkan juga berdampak bagi habitat satwa yang ada di kebun binatang. Mini Zoo Jogja Exotarium, dalam protesnya terkait kebijakan PPKM yang terus mengalami perpanjangan ini, terpaksa harus melepasliarkan puluhan binatangnya di lapangan terbuka. Hal tersebut karena pihak pemelihara sudah tidak mampu untuk memberi makan.

Puluhan binatang ini, terpaksa petugas lepas-liarkan dari Mini Zoo Jogja Exotarium. Pelepasan puluhan binatang ini di lapangan terbuka yang masih dalam kawasan dan pengawasan pihak mini zoo tersebut. Pelepasan ini karena manajemen Jogja Exotarium sudah tidak mampu untuk memberi makan satwa-satwanya.

Aksi melepasliarkan sebagian binatang ini, sebagai wujud protes pihak manajemen Jogja Exotarium, terkait kebijakan penerapan PPKM yang masih terus berlangsung. Hal ini  mengakibatkan kebun binatang mini milik swasta di sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut, tidak menerima pengunjung sama sekali. Bahkan pihak manajemen juga terpaksa menjual aset untuk dapat bertahan.

Pelepasan hewan-hewan untuk mencari makan sendiri ini, juga bertujuan untuk mengurangi beban biaya operasional makanan hewan. Dalam sebulan membutuhkan kurang lebih 35 juta rupiah. Sementara, untuk total satwa yang Jogja Exotarium miliki, mencapai kurang lebih 350 hewan.

Sebelumnya pada masa new normal, Jogja Exotarium, yang memiliki konsep bukan sekadar kebun binatang saja, melainkan wahana edukasi, sudah dapat beroperasional dengan baik. Yakni dapat mencapai 100 hingga 200 orang saat hari biasa. Bahkan meningkat di akhir pecan. Akhir pecan dapat menembus 800 hingga  1000 pengunjung.

Dalam waktu dekat ini, pihak Jogja Exotarium akan melayangkan surat ke dinas terkait, untuk meminta dukungan bantuan. Mereka akan terus berupaya mengumpulkan dana lewat donasi secara terbuka. (nn)