Connect with us

Regional

Sesosok Jasad Pria Tanpa Indetitas Diketemukan Mengambang di Kali Malang

Diterbitkan

pada

Bekasi – Sesosok jasad pria tanpa indetitas di ketemukan mengambang ,di aliran kali malang ,kabupaten bekasi , jawa barat ,selasa siang, kondisi mayat sudah membusuk diduga sudah tewas lebih dari empat hari .untuk kepentingan penyelidikan jasad korban langsung dilarikan kerumah sakit umum kabuapten bekasi .

Jasad pria tanpa indetitas di ketamukan hanyut di aliran kali malang , kampung pokopen , desa tambun jaya , tambun selatan , kabupaten bekasi ,selasa siang.jasad yang masih menggunakan celana pendek dan kaos terlihat mengapung terbawa deras nya aliran air .saat di ketemukan kondisi korban sudah dalam keadaam membusuk ,di duga korban tewas lebih dari empat hari .

Penemuan jasad berawal dari laporan seorang pengendara yang melihat jasad terbawa arus dari arah cibitung ,deras nya aliran air membuat jasad  hanyut sejauh dua kilo meter dan tersangkut di bawah kolong jembatan ,petugas kepolisian dari polsek tambun dan di bantu warga  langsung melakukan evakusi jasad sorang pria tanpan indentitas yang di perkirakan berusia empat puluh tahun .

Untuk kepentingan penyelidikan jasad korban langsung dilarikan kerumah sakit umum kebupaten bekasi .petugas kepolisian belum bisa memastikan penyeb pasti korban tewas ,masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit .sementara kasus nya kini dalam penanganan polsek tambun dan polres metro bekasi. (ag)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Terjun di Zona Merah, Tim Gabungan BPBD Kediri Berhasil Evakuasi Korban

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim Gabungan Relawan BPBD Kota Kediri diterjunkan di zona merah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sebelum keberangkatan, tim menggelar apel pemberangkatan tim SAR penyisiran dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru Senin (6/12) di lapangan Desa Sumberwuluh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, POLRI dan Relawan.

Pencarian korban difokuskan di zona merah Gladak Perak yang mengalami kerusakan paling parah. Di mana jembatan putus dan jalan tertutup material longsoran letusan.

Basarnas memberikan tugas kepada Tim Gabungan Relawan BPBD Kota untuk melakukan proses evakuasi di ring zona merah Gladak Perak karena daerah tersebut rawan luncuran lahar dingin awan panas dan longsoran material letusan.

Ketua DPD PEKAT IB, Roy Kurnia Irawan mengatakan, mereka melakukan proses evakuasi di zona merah. Setelah sampai di lokasi, tim langsung melakukan proses penyisiran dari rumah ke rumah mencari korban yang mungkin belum sempat mengungsi.

Namun, tiba-tiba terjadi luncuran lahar dingin dan awan panas disertai bau belerang. Usai tim melakukan koordinasi dengan Ketua FPRB, Joko/Aji, tim memutuskan membawa sekitar 20 warga (lansia, wanita dan balita) untuk kembali ke posko pengungsi.

Selama dua hari di zona merah tim berhasil mengevakuasi sekitar 30 warga dengan menggunakan ambulance dan mobil evakuasi milik BPBD. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: