Trenggalek – Mandi di Sungai, Santri Pondok di Trenggalek Meninggal Tenggelam

359

Trenggalek – Mandi di Sungai, Santri Pondok di Trenggalek Meninggal Tenggelam

Seorang santri salah Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kedung Gupit. SR, santri usia 14 tahun asal Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko itu, awalnya mengikuti kegiatan olahraga di ponpes.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban bersama rekan-rekannya keluar pondok tanpa sepengetahuan pihak ponpes. Tanpa seizin gurunya, sekitar pukul 09.30 WIB, para siswa tadi keluar untuk mandi di sungai. Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek Ipda Krisna Dwijaya, mengatakan awalnya  ada tiga bocah yang mandi di sungai tersebut.

Selain SR, dua temannya lain adalah KM (15) dan DF (12). Saat mandi di sungai, ketiga siswa itu bermain dengan melompat dari jembatan menuju sungai. Tinggi jembatan ke sungai tersebut kira-kira 5 meter.

Sementara kedalaman kedung di sungai itu mencapai 3 meter. Naas, usai melompat, korban tak nampak lagi ke permukaan. Sementara dua teman lainnya yang telah melompat lebih dulu dalam kondisi baik karena bisa berenang.

Kedua teman korban sempat mencoba untuk mencari korban. Namun hasilnya nihil. Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka berdua melaporkan tenggelamnya korban kepada kepala dusun setempat.

Setelah ditemukan, korban yang kondisinya sudah tidak bernyawa dibawa ke Puskesmas terdekat. Menurut Krisna, tak ada tanda kekerasan dari hasil pemeriksaan terhadap korban. Kepada kepolisian, keluarga korban mengaku menerima kejadian tersebut dan tidak menginginkan adanya optopsi. Dari Puskesmas, korban pun dibawa ke rumah keluarga untuk kemudian dimakamkan.