spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Jawa Timur Seorang Penghobi Korek Api Zippo Tekuni Seni Engraving Logam

Seorang Penghobi Korek Api Zippo Tekuni Seni Engraving Logam

522

Tulungagung – Secara otodidak dan belajar dari internet, merupakan langkah awal Joko Santoso, seorang penghobi korek api zippo dari Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, mulai menekuni seni engraving logam. Bahkan Joko yang juga tergabung dalam komunitas zippo ini, mulai belajar memahat diatas lempengan logam untuk dijadikan emblem, dan kemudian diteruskan di atas media korek api zippo, hingga sekarang ini.

Saat bekerja yang tidak lepas dari kacamata pembesar, Joko menyelesaikan sebuah pesanan korek api zippo minimal 1 minggu, karena seluruh pengerjaannya dilakukan secara manual atau tradisional. Sehingga dalam 1 bulan hanya mampu menyelesaikan maksimal 3 buah zippo.

Kerumitan dalam mendesain dan memahat yang harus detail, menjadi faktor utama kesulitan didalam seni engraving zippo yang berbahan logam kuningan. Sehingga tidak banyak seniman di Indonesia yang menggeluti seni engraving zippo tersebut, dan menyebabkan seni engraving zippo ini nyaris tanpa pesaing.

Buah dari ketekunan dan ketelantenan selama 4 tahun, karya seni engraving zippo yang dihasilkan oleh Joko telah banyak dibeli dan dipesan melalui media online dari berbagai daerah di Indonesia untuk dijadikan koleksi, di pakai sendiri hingga untuk sebuah investasi.

Engraving zippo karya Joko Santoso, per unitnya dibanderol minimal 1 juta rupiah, tergantung kerumitan gambar yang dikerjakan. Bahkan, Joko juga mengerjakan jasa engraving zippo dengan biaya minimal 500 ribu rupiah per buah. (bp)