Connect with us

Blitar

Seorang Pengendara Motor Trail Jemput Ajal Usai Berbenturan Dengan Minibus

Diterbitkan

pada

Blitar – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalam Raya Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Seorang pengendara motor trail jenis Honda CRF dengan Nomor Polisi AG 4037 OAB menjemput ajal setelah berbenturan dengan minibus, Sabtu 23 Oktober pukul 22.50 WIB.

Korban diketahui bernama Dimas Vicky Erlangga. Pemuda yang masih berusia 18 tahun itu adalah warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, kronologis kejadian berawal saat korban mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Jalan Raya Kendalrejo, korban hendak mendahului sebuah mobil yang berjalan searah di depannya

Nahas, saat mendahului korban tidak menyadari ada kendaraan minibus dengan nomor polisi AG 1738 LR yang Ahmad Andriyanto (20) kemudikan. Ahmad Andriyanto merupakan warga Kepanjen, Malang. Tabrakan tak bisa terhindarkan. Korban langsung terkapar di lokasi kejadian.

“Kendaraan korban berjalan mengarah ke kanan melewati as jalan dengan maksud mendahului kendaraan tak di kenal yang berjalan searah di depannya. Selanjutnya terjadi benturan dengan kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan,” ujar Putu, Minggu (24/10/2021).

Kendartaan yang terlibat kecelakaan di Blitar, Sabtu (23/10/2021)

Korban meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami benturan yang mengakibatkan luka di kepala. Korban kemudian petugas bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sementara barang bukti kendaraan kini berada di Mapolres Blitar.

Kasus ini kini dalam penyelidikan Satlantas Polres Blitar. (sk)

Continue Reading
Advertisement

Blitar

Hama Petek Serang Ribuan Batang Tanaman Cabai

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Blitar – Di balik harga cabai yang melambung tinggi, petani justru mengeluh akibat tanaman cabainya banyak terserang hama petek. Petani terancam merugi sebab cabai yang seharusnya bisa dipanen justru busuk dan mengering di pohon.

Harga cabai di pasaran melambung tinggi yang sebelumnya hanya kisaran Rp. 10.000 hingga Rp. 12.000 per kilogram, kini menyentuh harga Rp. 55.000 per kilogram.

Namun, harga cabai tersebut tidak sepenuhnya membuat petani cabai di Kabupaten Blitar bahagia. Pasalnya  ribuan batang tanaman cabai terserang hama petek.

Sugianto, petani asal Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mengatakan serangan hama cabai ini terjadi sejak sebulan terakhir menyebabkan cabai busuk dan mengering. Akibatnya cabai tidak bisa dipanen dan kondisi ini membuat petani resah karena terancam gagal panen.

Untuk mengurangi kerugian, cabai yang masih berwarna hijau terpaksa harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk dan kemudian rontok. Petani menduga hama cabai petek terjadi akibat cuaca akhir – akhir ini.

Sugianto juga mengeluhkan kondisi ini, pasalnya 5.000 batang pohon cabai miliknya hampir 90 persen mati terserang hama patek. Dirinya  sempat berupaya mengobati tanaman yang terkena hama namun tidak membuahkan hasil. Bahkan ia berencana mengganti tanaman cabai miliknya dengan tanaman lain yang lebih menguntungkan. (sr)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: